teks jalan

Bersama Rakyat TNI Kuat....

Wednesday, August 23, 2017

Babinsa Koramil 03 Serengan Kodim 0735 Surakarta aktif dalam pertemuan rutin Warga Binaannya

SURAKARTA,Dimanapun kita harus saling mengenal, inilah manfaat dari silahturahmi kata Bintara pembisa desa (Babinsa) Kelurahan Danukusuman Ramil 03 Serengan Kodim 0735 Surakarta Pelda Yasir Sujoko pada hari Selada tanggal 22 Agustus 2017 pukul 19.30 WIB saat menghadiri acara rutin bulanan pokja II RW 6 s.d RW 10 yang dilaksanakan oleh warga masyarakat  kel. Danukusuman bertempat di wedangan Banyu legi Jl. Dewi Sartika.Acara ini adalah kegiatan rutin warga setempat yang bertujuan selain silahturahmi juga untuk koordinasi antar Rukun Tetangga (RT) di
wilayah RW 06 s.d 10 kel. Danukusuman kec. serengan Surakarta. Sementara dikesempatan malam tadi ada beberapa  Kertua  RT ( Rukun Tetangga) yang menanyakan prosedur dalam meminta bantuan tenaga pada TNI dalam rangka Karya bhakti. Babinsa Pelda Yasir Sujoko menyampaikan bahwa masalah permintaan bantuan tenaga pada TNI ( Koramil) tidak sulit. Tinggal membuat surat yang di tujukan pada Komandan Rayon Militer ( Danramil) yang di tanda tangani oleh pak RW. Insha allah akan di bantu. Selain itu Pelda Yasir Sujoko mengatakan kepada masyarakat yang hadir untuk tetap solid dalam pengamanan wilayahnya, serta pentingnya hidup damai di masyarakat. Guyub rukun. Babinsa  juga mengajak kepada Bpk ketua RT dan RW untuk selalu memberikan wawasan kebangsaan, serta belanegara dan pengamalan Pancasila kepada warganya agar dalam bernegara dan bermasyarakat selalu mengedepankan  hidup damai saling hormat menghormati. "Kehadiran Babinsa sudah bersatu bersama sama masyarakat jika ada sesuatu yang ingin disampaikan atau di koordinasikan bisa  langsung ke Babinsa, masyarakat tidak perlu ragu untuk menyampaikan uneg- uneg bila untuk kebaikan bersama" Pungkas Pelda Yasir Sujoko. (Pns Agus S IT Kodim 0735)

Babinsa Koramil 01/ Laweyan Kodim 0735/Surakarta Belajar pelatihan proses pembuatan busana batik

Sertu Giminanto Babinsa kel. Laweyan Koramil 01/ Laweyan kodim 0735/Surakarta,memantau kegiatan pembelajaran pelatihan proses pembuatan busana batik yang diadakan di rumah bapak Sulaiman SH. MH yang selaku pemilik puspa kencana batik yg beralamat di jalan sido luhur rt 02 rw 02 kel. Laweyan kec. Laweyan kota Surakarta (22/8)
Dimana para peserta adalah Rombongan Study Tour dari kabupaten Blitar Jawa Timur yang berjumlahkurang lebih 50 orang yang terdiri dari 30  orang peserta Training dari ibu - ibu rumah tangga dan mahasiswa asal Blitar, 20 orang staf dan pegawai kabupaten Blitar dan dipimpin oleh Ir. Indra Gunawan,SE selaku Kepala Dinas Perkoperasian kabupaten Blitar Jawa Timur dan Ibu lis Stayaningrum,S,E Kepala Bagian Restrukturisasi dan Produksi Usaha Makro dan Mikro kabupaten Blitar,dan Pelatihan dilaksanakan kurang lebih 4 hari. Hadir dalam acara sebagai berikut Lurah Laweyan Ibu Yuyuk Yuniman S,E, Kepala Forum Pengembang Usaha Batik Laweyan, Ketua LPMK kel. Laweyan Bp prasetyo. SH, Seluruh Staf kel. Laweyan, Perwakilan dari Kadin Perindustrian kota Surakarta Bp Heru.SE dan Ketua Forum Pengembangan Usaha Batik Laweyan Ir. Allfa Bella Indratmoko. SH. MH. Dalam sambutanya Bp. Indratmoko menyampaikan agar memegang 4 pokok dalam usaha Batik Culture : Ekologi, Greend Area, Sariiah Dagang Islam, Kulture, Adalah ciri kas budaya batik Solo harus mampu mengangkat budaya jawa kususnya solo yang mempunyai filosofinya batik ,kesabaran,keuletan,telaten,dan menjiwai rasa sesama manusia, Ekologi : pengusaha batik,Adalah kemajuan ekonomi yg semakin mendunia,namun harus memperhatikan dampak limbahnya terhadap lingkungan baik pencemaran udara,sumber air dan harus bisa mengatasinya seiring pesat nya usaha batik laweyan, Greend : Artinya pengusaha batik harus ikut peran aktif dalam menciptakan wilayah yang hijau karena semakin jarang pohon, diwilayah laweyan yang tergerus oleh shorum batik yang terus merajalela dan Usaha batik harus mengunakan sistem sariah dagang,sesuai dengan ajaran umat muslim yang tidak boleh ada persaingan antar sesama kawan dan tetangga. (Pns Agus S IT Kodim 0735)

Serda Widada Babinsa Kel. Karangasem Koramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta melaksanakan Pendampingan Kelompok Tani

Serda Widada Babinsa Kel. Karangasem Koramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta melaksanakan Pendampingan Kelompok Tani dengan cara membantu petani melaksanakan pencabutan rumput yang tumbuh di sawah, karena rumput tersebut sangat mengganggu pertumbuhan tanaman padi milik Bapak Wiradi di Rt. 04 Rw. 07 bulak indah Kel. Karangasem Kec. Laweyan Kota Surakarta (22/8). adapun padi tersebut masih berusia kurang lebih 3 minggu. Kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai program pemerintah tentang ketahanan pangan yang telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indinesia, agar Indonesia bisa menuju swasembada pangan khususnya beras. (Pns Agus S IT Kodim 0735)

Danramil 04 Jebres Kodim 0735 Surakarta melaksanakan pengamanan kegiatan Pengajian Akbar dengan Tema "Jebres Bersholawat Doa Untuk Negeri"

Danramil 04 Jebres Kodim 0735Surakarta Lettu Inf Narno menghadiri dan memantau serta melaksanakan pengamanan kegiatan Pengajian Akbar dengan Tema "Jebres Bersholawat  Doa Untuk Negeri" bertempat di Halaman Kantor Kec. Jebres Jl. Ki Hajar Dewantoro Kota Surakarta. Dalam kegiatan pengajian akbar ini sebagai pembicara adalah Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, kegiatan pengajian akbar selenggarakan oleh LP2A, LPMK KEL. Kel. Jebres Kec. Jebres Kota Surakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai rasa syukur warga Kec. Jebres ataskemerdekaan RI ke 72 tahun yang di anugerahkan Allah SWA, dan Tausiyah dari Habib Syeh  dengan  Tema" Doa untuk Negeri".(22/8)
Inti pengajian :
Sebelum pengajian habib menjelaskan inti bahwa saya disini akan mengambil tema pengajian dan doa malam ini adalah "doa untuk bersama doa untuk negeri doa untuk semua"
- Kita di dunia ini jangan ada iri dan dengki namun kita mari bersama mendoakan untuk bersama.
- Di dunia ini jangan hanya saling menyalahkan namun kalo kita menginginkan sesuatu maka doa dan meminta pada Allah,dan insyaaallah akan diberikan namun apabila tidak menerima maka jangan hanya menyalahkan saja mungkin ini untuk mensyukuri.
- Kalau kita minta sesuatu mari kita laksanakan sholat tahajud jangan kita hanya mengeluh dan meminta tanpa ada tindakan.
- Doa adalah senjata yang paling ampuh dan doakanlah semua orang baik itu Muslim maupun non Muslim bahkan semua mahluk juga di doakan.
- Semua orang di dunia baik itu baik maupun buruk atau jahat semua itu diambil manfaatnya karena kita bisa mengambil dan menilai antara baik dan buruk sehingga kita juga dapat tahu bagaimana kita bisa bermanfaat.
- Manusia itu tidak ada yang sempurna dan Allah itu luar biasa sehingga pasti akan memberikan sesuai yang manusia perbuat di dunia ini.
- Amanat itu harus dilaksanakan dengan baik sehingga kita tidak merasa kekurangan namun kita dapat hidup di dunia secara bersamaan.
- Indonesia ini mempunyai toto kromo yang hebat dan luar biasa khususnya orang jawa bukan berarti saya memuji dan melebihkan orang jawa namun nyata unggah ungguh dan kebersamaan bisa tercapai dan bisa hidup rukun.
- Saya ucapkan terima kasih pada masyarakat khususnya warga solo dan utamanya warga Kec. Jebres karena di mesirpun saya juga menyanyikan lagu jawa Al Fatehah.
- Dan mari kita selalu hidup rukun untuk NKRI dan bersama.
Kegiatan Dilanajutkan musik Hadrah di pimpin Habib Syeh dan Do'a oleh Habib Syeh, kemudian di lanjutkan dengan menyanyikan lagu  Syukur dan Indonesia Raya di pimpin oleh Habib Syeh.
Kegiatan pengajian akbar  ini juga di meriahkan oleh beberapa grup Hadrah antara lain : Hadrah Ibu2 PKK Kel. Jebres, Hadrah Ibu2 LP2A Kel. Jebres, Hadrah Ababul Mustofa dari Solo. (Pns Agus S IT KOdim 0735)

Tuesday, August 22, 2017

Peran serta Batuud Koramil 03 Serengan Kodim 0735 Surakarta dalam rapat FKPPKB ( Forum Komunikasi Petugas dan Pengelola Keluarga Berencana ke-355

Bintara Tinggi Urusan Dalam (Batuud) Pelda Maryana serta Babinsa kel. Jayengan Ramil 03 Serengan Kodim 0735 Surakarta Sertu Priyanto  pada hari selasa tanggal 22 Agustus 2017 pukul 10.00 wib menghadiri rapat FKPPKB ( Forum Komunikasi Petugas dan Pengelola Keluarga Berencana ke-355 bertempat di pendopo Kelurahan Jayengan. Kegiatan rutin rapat FKPPKB yang dilakukan ditiap tiap Kelurahan dan di ikuti oleh setiap kader KB se-Kecamatan Serengan bertujuan untuk membuat  data yang valid para peserta akseptor KB aktif . Hal ini untuk memudahkan parakader KB yang ada di setiap kelurahan mengetahui dan memantau perkembangan para akseptor KB. Dengan mengetahui dan memahami perkembangan akseptor KB di wilayahnya memudahkan para kader untuk mendapatkan akseptor KB baru. Sehingga laju pertumbuhan pendusuk dapat di tekan. Dengan memberikan pengertian pentingnya menjadi akseptor KB. Dalam arahannya Ibu Suhartanti selaku ketua FKPPKB Kecamatan Serengan menyampaikan kepada seluruh kader  KB serta Babinsa yang mendampingi para kader juga petugas PLKB  agar selalu aktif dan rajin dalam bekerja mencari akseptor KB baru baik KB IUD, IMPLAN serta MOW ( medis operasi wanita) maupun MOP ( medis operasi pria) mengingat dua akseptor yakni MOW dan MOP sedikit peminatnya. serta mensosialisasikannya  dilapangan .Sehingga pada saat pelaksanaan gugur gunung lebih banyak lagi  akseptor KB, adapun pelaksanaaan/pelayanan KB gratis yang dilaksanakan pada hari rabu 30 agustus 2017 di RB ANNISA Kelurahan  Danukusuman Kecamatan Serengan. (Pns Agus S IT Kodim 0735)

BABINSA RAMIL 03 SERENGAN KODIM 0735 SURAKARTA MENGHADIRI SEMINAR SILATURRAHMI DALAM RANGKA CEGAH TANGKAL PAHAM RADIKAL

Seluruh Babinsa Ramil 03 Serengan pada tanggal 21 Agustus 2017 pukul 19.45 s.d 21.45 bertempat di Aula Kecamatan Serengan Jl. Veteran No.271, Serengan, Kota Surakarta mengikuti   acara Seminar " Silaturahmi dalam rangka cegah tangkal paham radikal yang berimplikasi terhadap intoleransi " sebagai narasumber Dr. Sarbini, M.Ag (Dosen Fak. Ushuludin IAIN Surakarta dan IIMSurakarta/Tim peneliti Maarif Institute Jakarta) sebagai penanggungjawab kegiatan adalah Polresta Surakarta bekerjasama dengan Muspika Kec. Serengan diikuti ± 150 orang.
Inti seminar dalam rangka cegah tangkal paham radikalisme yang berimplikasi pada intoleransi yang di sampaikan oleh nara sumber sebagai berikut Dr. Sarbini, M.Ag (Dosen Fak. Ushuludin IAIN Surakarta dan IIM Surakarta/Tim peneliti Maarif Institute Jakarta) menyampaikan bahwa fenomena perang melawan radikalisme banyak pihak memandang islamisme sebagai gerakan ideologi berwajah tunggal. Evolusi islamisme timteng refleksi dalam perubahan yang diikuti perubahan di Indonesia .Transmisi Gagasan islamisme dan fundamentalisme dari Timur Tengah tercermin dalam model aktivisme dan Nalar pemikiran tentang hubungan Islam politik dan masyarakat. Sejarah Gerakan radikal di tidak lepas dari peran Abdullah Azzam seorang pejuang Palestina pada tahun 1987, Abdullah Azzam menyerukan gagasan bahwa muslim seluruh dunia membentuk masyarakat lintas negara atau rumah termasuk mempertahankan Islam di Afghanistan sebagai tugas suci, seruan azzam menjadi evolusi yang lebih radikal dengan ditandai pengeboman WTC tahun 93 dan Kedutaan Amerika Serikat tahun 98. Setelah Azzam tewas maka melahirkan kelompok al-qaeda. Dan pada peristiwa 11 September 2001 serangan teror terhadap AS secara langsung mendorong dan menjadi nyata benturan peradaban terutama dengan Islam. Kebangkitan Radikalisme dan Jihad. Islam sering dipahami sebagai Ideologi dan sekumpulan tradisi atau normatif dan historis. Secara ideologi Islam menentukan berbagai bidang mulai pemerintahan pendidikan hukum politik dan ekonomi. Secara tradisi Islam lebih menekankan kepada kesalehan sosial baik individu maupun masyarakat. Bentuk-bentuk radikalisme umat beragama ada beberapa jenis antara lain : Aksi teror , Bom bunuh diri, Saling menyerang, Aksi kekerasan, Intimidasi dan Perlawanan terhadap pemerintahannya sendiri.(ini yang ada di indonesia). (Pns Agus S IT Kodim 0735 Surakarta )

Ramah Tamah dengan anggota Paskibraka Kota Surakarta Tahun 2017 oleh Danramil 01 Laweyan Kodim 0735 Surakarta

Kapten Cpl Warji Danramil 01/ Laweyan mewakili Komandan Kodim 0735/ Surakarta menghadiri acara Rama Tamah Anggota Paskibraka Kota Surakartsa Tahun 2017 dengan Walikota bertempat di Pendopo Rumah Dinas Walikota Surakarta ( Loji Gandrung ) (21/8).
Hadir dalam acara tresebut Walikota Surakarta Fx. Hadi Rudiyatmo, Wakil Walikota Surakarta Dr. H. Ahmad Purnomo.Apt, Sekda Kota Surakarta Drs. Budi Yulistiyanto. MM, Letkol Inf M.
Mohctar mewalili Danrem 074/ Warastratama, Dan Brimob Pelopor C dan dihadiri Anggota Paskibraka dan pelatih kurang lebih 100 orang. Sambutan Walikota : Untuk menjadi seorang anggota paskibraka tidaklah mudah karenah harus melalui beberapa seleksi yang diantaranya yaitu postur tubuh,kesehatan,materi pelajaran dan lain - lain. Untuk melaksanakan kegiatan harus diadakan latihan terlebih dahulu, Ucapan terima kasih atas pelaksanaan pengibaran bendera saat detik - detik proklamasi maupun saat penurunan sang merah putih yang berjalan dengan lancar. Ilmu yang sudah diperoleh selama menjadi anggota paskibraka supaya di tanamkan dalam jiwa untuk mengisi kemerdekaa dan Jadilah anak yang sukses untuk menempuh masa depan. (Pns Agus IT Kodim 0735 Surakarta)

Danramil 01 Laweyan Kodim 0735 Surakarta melaksanakan Silaturahmi untuk Memperkuat Ukhuwah Untuk Menangkal Paham Radikal Yang Berimplikasi Pada Intoleransi Dan Terorisme

Danramil 01/ Laweyan Kodim 0735/ Surakarta Kapten Cpl Warji menghadiri Acara Silaturahmi dalam rangka "Memperkuat Ukhuwah Untuk Menangkal Paham Radikal Yang Berimplikasi Pada Intoleransi Dan Terorisme" yang diselenggarakan oleh Takmir Masjid dan LP2A Se Kecamatan Laweyan bertempat di Aula kec. Laweyan jalan Dr. Rajiman yang diikuti kurang lebih 70 orang (21/8).
Hadir dalam acara tersebut KH. M. Dian Nafi'
(Pengasuh Ponpes Mahasiswa Al Muayyad Windan Makam Haji Kab. Sukoharjo/Narasumber), Agung Riyadi, S.Sos.SH.MM (Camat Laweyan), Kompol Santoso (Kapolsek Laweyan), Drs. H. Mahmud, M.Si (Kepala KUA Kec. Laweyan), Drs. H. Joko Sarwono, M.Pd (Ketua LP2A Kec. Laweyan), Lurah se Kec. Laweyan, Babinsa se Koramil 01/Laweyan, Bhabinkamtibmas se Polsek Laweyan, Ketua LPMK se Kec. Laweyan dan Ta'mir Masjid se Kec. Laweyan.
Ucapan selamat datang oleh Bp. Agung Riyadi, S.Sos.SH.MM (Camat Laweyan) : Sebelumnya kami dari pemerintah kecamatan laweyan mengucapkan selamat datang kepada saudara saudara semua perwakilan dari elemen masyarakat,Takmir masjid,dan dari aparatur pemerintahan yang hadir pada acara siraturahmi ini, Acara pada mlam hari ini adalah acara lanjutan dari acara porkominda kordinator yang di tindak lanjuti ke tingkat kecamatan, Yang pada intinya kita berkumpul di sini untuk membahas tentang intoleran dan faham radikalisme, Dan disini kita juga mengundang nara sumber bapak KH. M. Dian Nafi’  yang nanti akan memberikan pencerahan kepada kita semua apa itu paham Radikalisme ataupun intoleran. kita disini sebagai masyarakat laweyan menginginkan kedamaian dan keamanan terjadi di lingkungan kita ini.
Inti Sambutan Kompol Santoso (Kapolsek Laweyan) : Pada intinya kita berkumpul disini untuk melaksanakan silaturahmi dari lintas sektoral se kecamatan laweyan, dan membahas Menangkal Paham Radikal Yang Berimplikasi Pada Intoleransi Dan Terorisme, sebelumnya saya juga sangat beeterimakasih kepada pak Camat yang mempasilitasi acara ini sehingga acara ini dapat di laksanakan, Saya juga akan melaporkan situasi terkini di wilayah Surakarta, situasi gangguan kantibmas di wilayah surakarta masih dalam keadaan aman dan tertib tidak ada penonjolan berarti ini terbukti dengan beelangsungnya berbagai even besar di surakarta dapat di laksanakan dalam keadaan aman dan tertib, Pada tanggal 6 dan 11 Agustus lalu kita di percaya mengadakan kongres mahkamah konstitusi Se-Asia yang dapat berjalan dengan aman dan lancar dan sebagian besar kegiatan di laksanakan di wilayah kecamatan Laweyan, Dan pada waktu yang dekat kita  juga di percaya untuk melaksanakan acara nasional yaitu Revolusi mental yang nantinya di hadiri oleh Presiden Republik Indonesia. Atas kepercayaan yang diberikan kepada kita, marilah sama sama kita  menjaganya agar selalu menjadikan kota Surakarta khususnya kecamatan laweyan ini selalu aman dan Kondusif.
Inti penyampaian KH. M. Dian Nafi’ (Pengasuh Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Muayyad Windan, Makamhaji, Sukoharjo) : Ada tiga jebakan paham yang dapat menghancurkan suatu negara yaitu: Fundamentalisme,Radikalisme,Terorisme. Fundamentalisme adalah sebuah gerakan dalam sebuah aliran, paham atau agama yang berupaya untuk kembali kepada apa yang diyakini sebagai dasar-dasar atau asas-asas (fundamental). Karenanya, kelompok-kelompok yang mengikuti paham ini seringkali berbenturan dengan kelompok-kelompok lain bahkan yang ada di lingkungan agamanya sendiri. Mereka menganggap diri sendiri lebih murni dan dengan demikian juga lebih benar daripada lawan-lawan mereka yang iman atau ajaran agamanya telah "tercemar".Kelompok fundamentalis mengajak seluruh masyarakat luas agar taat terhadap teks-teks Kitab Suci yang otentik dan tanpa kesalahan. Mereka juga mencoba meraih kekuasaan politik demi mendesakkan kejayaan kembali ke tradisi mereka. Radikalisme adalah suatu paham yang menginginkan sebuah perubahan atau pembaruan dengan cara drastis hingga ke titik paling akarnya. (Pns Agus S IT Kodim 0735)