teks jalan

Bersama Rakyat TNI Kuat....

Thursday, November 24, 2016

Bhineka Tunggal Ika pada Tokoh Agama Islam

Indonesia adalah negara dengan masyarakat majemuk yang sejak dulu menyadari bahwa kemajemukannya di persatukan dengan landasan idiologi pancasila. Dimana memiliki semboyan BHINEKA TUNGGAL IKA yaitu berbeda- beda tapi tetap satu. Berarti bahwa meskipun berbeda agama, suku, dan golongan namun merupakan satu kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pancasila landasan idiil bangsa Indonesia. Falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia oleh karenanya harus jadi landasan pijak dalam kehidupan bernegara, tanpa tendensi ataupun pemahaman dan pemikiran sempit yang mengarahkan kita pada ego suku dan agama, yang berimbas pada Disintegrasi bangsa.

Dan untuk menjaga agar hal tersebut tidak terjadi maka pd hari kamis tanggal 24 nov 2016 Dandim Surakarta Letkol inf Ari Prasetya di dampingi oleh para perwira Kodim 0735 Surakarta melaksanakan silaturrahmi ke tokoh agama ( islam) bertempat di Masjid An Ni' mah joyontakan Serengan.

Dalam kesempatan tersebut Dandim menghimbau agar para pimpinan. Tokoh agama tidak ikut- ikutan masalah di jakarta yakni ikut Demo tgl 2-12-2016. Masalahnya kegiatan itu sudah tidak murni lagi mengenai agama namun sudah mengarah pada politik. Dan hal itu hanya akan berlangsung sampai bulan februari. Setelah nya akan reda dengan sendirinya. Kenapa hanya sampai februari karana PILKADA DKI akan dilaksanakan bulan Februari.  Namun kalau memang murni untuk agama komandan hanya berpesan supaya dalam unjuk rasa nanti tidak anarkis. Serta jangan sampai disusupi oleh pihak ketiga yang akhirnya merugikan kita semua.

Dari tokoh agama menyampaikan bahwa mereka sudah jauh- jauh hari mempunyai agenda pertemuan zhurkudhama yakni pertemuan 3 tahunan majelis pengajian se indonesia yang akan di laksanakan pada tgl 1 s.d 4 Desember 2016 bertempat di Cikampek ( tempat perusahaan mobil timor milik tommy suharto) dan akan di ikuti oleh lk 50-60 ribu jamaah seluruh indonesia. Sedang dari solo kemungkinan yg akan berangkat lk 500 orang. Pemberangkatan tidak di organisir. Berangkat sendiri/ kelompok kecil mulai tgl 28 november 2016. Terakhir ucapan terimakasih di sampaikan oleh para tokoh agama karena Komandan Kodim berkenan silaturrahmi dengan mereka.
(IT Kodim)

Ajakan untuk tidak Demo 212

Bertempat di masjid Mukmin kel. timuran dan kediaman bpk Subkhan S.Ag, Babinsa Timuran koptu Joko W
Babinkamtibmas, ketua KTI timuran dan ketua LPMK timuran, melaksanakan silahturahmi dan menghimbau kepada takmir masjid mukmin bapak Drs H. Mahmud Hazni, takmir masjid Nur Khosishoh bpk Subkhan S.Ag, agar jemaah di kedua masjid tidak ikut dalam aksi demo yg akan datang di jakarta.
(IT Kodim)

Ancaman dan gangguan NKRI

Dalam rangka menjaga keamanan , ketentraman , kenyamanan serta kedamaian dilingkungan dan Wawasan Kebangsaan Masyarakat , Rabu 23 Nopember 2016 bertempat di pendopo Kel.Kadipiro Banjarsari Surakarta telah dilaksanakan Pengarahan terhadap Toga , Tomas dan FKPM oleh Bapak Camat , Kapolsek dan Danramil 02/Banjarsari.

Danramil 02/Banjarsari Kapten Inf Romli pada kesempatanya menjelaskan tentang ANCAMAN DAN GANGGUAN YANG DIALAMI BANGSA INDONESIA DALAM MEMPERTAHANKAN NKRI   Indonesia Merupakan Negara yang memiliki keistimewaan keanekaragaman diantaranya suku , agama , etnis . budaya serta karakteristik dan keunikan disetiap wilayah. Meskipun demikian , Persatuan dan Kesatuan Bangsa harus tetap terjaga , karena Bangsa Indonesia sendiri memiliki semboyan " Bhineka Tunggal Ika " yang berarti berbeda tapi tetap satu , jika terjadi konflik , jadikanlah konflik tersebut sebagai pelajaran agar tidak terjadi dimasa mendatang. Konflik berkelanjutan dapat menyebabkan permusuhan bahkan perpecahan dan akhirnya akan merugikan seluruh rakyat Indonesia.
Pasal 30 Ayat (2) UUD 1945 memberikan gambaran bahwa strategi pertahanan dan keamanan Negara untuk mengatasi berbagai macam ancaman militer dilaksanakan dengan menggunakan sistem pertahanan dan keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Ini merupakan segala upaya menjaga pertahanan dan keamanan Negara dengan seluruh wilayah Negara merupakan satu kesatuan pertahanan yamg utuh dan menyeluruh.

Sishankamrata didasarkan pada kesadaran akan hak dan kewajiban seluruh warga negara serta keyakinan akan kekuatan sendiri untuk mempertahankan kelangsungan hidup Bangsa dan Negara Indonesia yang Merdeka . Bersatu , Berdaulat , Adil dan Makmur.
Selain itu ditambahkan pula contoh perilaku masyarakat dalam upaya untuk mengatasi ancaman terhadap Intregasi Nasional :
1. Mengembangkan rasa bangga berbangsa dan bertanah air Indonesia
2. Memajukan pergaulan demi Persatuan dan kesatuan bangsa yang ber -Bhineka Tunggal Ika.
3. Menempatkan Persatuan ,  Kesatuan , Kepentingan serta Keselamatan Bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.
4. Meningkatkan kesadaran rakyat akan pentingnya menjaga keutuhan wilayah Negara.
5. Rela berkorban untuk kepentingan Bangsa dan Negara.
6. Menghindari segala bentuk adu domba yang menjurus kepada perpecahan Bangsa.
7. Adanya sikap saling menghormati perbedaan yang ada.
8. Meningkatkan dan mengembangkan Pengamalan Pancasila secara objektif dan subjektif.
9. Menjauhi sikap Diskriminatif.
(IT Kodim)

Menyikapi ancaman bangsa di lingkungan Ponpes

Bertempat di aula SMA Al Muayyad Kel. Purwosari telah dilaksanakan penyampaian Wawasan Kebangsaan oleh Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Ari Prasetya, SE yang didampingi oleh Danramil 01/Laweyan Kapten Inf Kamalita dan Babinsa Kel. Purwosari Sertu Lasno.

Wawasan Kebangsaan diikuti oleh Siswa siswi SMA dan MA Al Muayyat dan dihadiri pula oleh Pengasuh Ponpes Al Muayyad Ustadz M. Faisol dan Ustadz Drs 'Suranto.
Jumlah hadir 140 orang.
Inti Wasbang yang disampaikan al :
Tentang perkembangan situasi ancaman Bangsa Indonesia dimasa mendatang yang ditinjau dari aspek Budaya, Ekonomi, Pendidikan, Keamanan.

Setelah penyampaian materi dilaksanakan tanya jawab, ada beberapa bertanyaan yang disampaian oleh siswa al :
Sdri. Aida Kamila menanyakan tentang bagaimana  menyikapi adanya ajakan demo, contohnya yang lagi ngetren demo AHOK ?
Acara  dilanjutkan pemberiaan bibit ikan Nila sebanyak 4000 ekor dan makanan ikan Nila lepna 4kg.
(IT Kodim)

Kewaspadaan masyarakat terhadap lingkungan

Babinsa Kel. Sangkrah Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta Serda Sukatno melaksanakan giat Komsos dengan warga seputaran rel kereta Api di RT 04 RW 02 Kel. Sangkrah Kec. Pasar Kliwon Kota Surakarta yang di dampingi oleh Ketua RT 04 Bapak Idayanto Kamis (24/11)
Pada kesempatan tersebut Babinsa menghimbau kepada warga agar senantiasa berhati-hati dan selalu waspada terutama yg sangat perlu diperhatikan yaitu anak-anak yang sering bermain di sekitar rel kereta Api sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang disebabkan karena kelalaian kita semua selaku orang tua mengingat setiap saat ada kereta api melintas yang dapat membahayakan keselamatan.
Selain membahas masalah tersebut Babinsa juga menghimbau warga masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang belum tentu kebenarannya yang beredar luas di media sosial dewasa ini yang justru akan menimbulkan keresahan bagi warga dan bisa menimbulkan perpecahan yang mengamcam persatuan dan kesatuan bangsa, warga diharapkan bisa lebih arif dan bijaksana dalam berfikir demi kesejahteraan dan kemajuan ekonomi Indonesia.
(IT Kodim)

Tidak takut dan canggung kepada TNI

Babinsa kel. Serengan Sertu M. Nur Hakib dan Serda Lauwe Koramil 03 serengan kodim 0735 surakarta pd hari Rabu tgl 23 November 2016  pukul 10.00 melaksanakan komsos  di KB RA Al Islam 1 Jamsaren kec. Serengan. Kedatangan Babinsa di terima langsung oleh wakil kepala sekolah Ibu Nuriah Spd.
Pada kesempatan tersebut Babinsa menghimbau kepada pihak sekolah agar selalu hati- hati dan waspada terhadap orang - orang yg tidak bertanggung jawab yg akan melakukan hal - hal negatif pada siswa- siswi mengingat para siswa masih kecil, yang mudah di tipu dengan iming- iming sesuatu. Sehingga akan merugikan sekolah. Selain itu Babinsa juga memberikan masukan dan pesan pada guru- guru agar para guru selalu memotivasi anak- anak didik untuk semangat dalam belajar sehingga mereka akan menjadi generasi penerus bangsa yang dapat di banggakan. Baik oleh sekolah maupun orang tuanya. Hal ini di tekankan mengingat pola pikir anak- anak yang masih polos dan murni. Dan mereka belum terkontaminasi dengan segala kejelekan dalam kehidupan.
Kedatangan Babinsa di KB RA Al Islam cukup membuat anak- anak senang. Bahkan mereka tidak takut ataupun canggung terhadap keberadaan TNI.
(Pns IT)

Wednesday, November 23, 2016

Kerukunan Umat beragama

Kerukunan umat beragama yaitu hubungan sesama umat menusia yang dilandasi dengan toleransi saling pengertian, saling menghormati, saling menghargai dalam kesetaraan pengamalan ajaran agamanya. Dan kerjasama dalam kehidupan masyarakat dan bernegara, umat beragama dan pemerintah harus melakukan upaya bersama dalam memelihara kerukunan umat beragama di bidang pelayanan, pengaturan dan pemberdayaan.

Sehubungan hal tersebut diatas maka pada hari selasa tgl 22 november 2016 pukul 17.00 Babinsa kel. Danukusuman Serma Yasir Sujoko dan Serda Suwarno Ramil 03 Serengan melaksanakan pengamanan dan pemantauan kegiatan kebaktian di gereja kristen Getsemani.

Dalam penyampaian kotbah nya pendeta Bpk. Iman suparno mengajak umat kristen gereja Getzemani utk selalu hidup rukun tentram damai dan menjaga kerukunan umat di sekitar, bahwa Tuhan akan selalu dekat dengan kita serta membimbing kita setiap langkah kita untuk menuju surga Allah. Pendeta selalu menyampaikan utk menyatukan hati meraih surga Allah krn Allah bersama kita hidup atau mati.pendeta Iman Suparno menyampaikan Dalam firman Tuhan adalah sumber kekuatan sumber kedamaian dan Tuhan selalu memberkati kita.
(Pns Agus Suyono)

Tata Upacara Bendera Sipil

Selasa (22/11) Bertempat di halaman Gedung ll Bakorwil Jateng beralamat di Gladag , jln Slamet Riyadi , Kauman , Pasar Kliwon , Surakarta .
Peltu Kusnanto Batiops Kodim 0735/Surakarta dibantu 2 Anggota ,  melaksanakan kegiatan  pelatihan Tata Upacara Sipil kepada 80 orang peserta TOT ( Training Of Trainers ) PAUD Kota Surakarta Tahun 2016 . Adapun tujuan kegiatan dalam pelaksanaan latihan Upacara Pengibaran Bendera tersebut adalah Agar para Guru PAUD dapat mengenalkan dan mengajarkan tentang Tata Upacara Sipil kepada anak Didiknya sejak Dini serta menanamkan Rasa Cinta Tanah Air yaitu Bangsa Indonesia dan memperkenalkan Bendera Indonesia yaitu Merah Putih dengan di Iringi Lagu Indonesia Raya pada Saat Pengibaran Bendera Merah Putih tersebut.
(Pns Agus Suyono)