teks jalan

Bersama Rakyat TNI Kuat....

Monday, March 27, 2017

Aksi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia

Pada hari senin tanggal 27 maret 2017 pukul 16.00 Wib s/d 16.45 wib di jl. Slamet riyadi Bundaran Gladag KedungLumbu Pasarkliwon Surakarta Babinsa Kedung Lumbu Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735 Surakarta Serma Yulianto melaksanakan kegiatan pemantauan atas berlangsung aksi memperingati hari lahir GMNI ke 63  tahun oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indoneaia (GMNI) kota Surakarta dengan tema "hentikan pembangunan pabrik semen di Kendeng Rembang" sebagai korlap aksi Edo Johan Pratama (Ketua GMNI kota Surakarta) di ikuti lk 20 orang.

Tokoh yang di ketahui hadir dalam kegiatan :
a. Edo juhan (Ketua GMNI /mahasiswa UNS)
b. Agung margianto margarena (Koord GMNI IAIN)
c. Ruwana saputro (Koord GMNI UNS)
d. Fery adi prasetyo (koord GMNI Unisri)
Dalam aksi tersebut para aksi mengibarkan bendera merah putih dan panji-panji GMNI dan membentangkan spanduk, adapun tulisan spanduk tersebut adalah sebagai berikut :
- GMNI Gugat GANJAR STOP PABRIK SEMEN SAVE PETANI KENDENG.

Pres rilis yang di sebarkan :
Merdeka !! ! ! 
- Hari Lahir Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ke-63 tahun yang setiap tahunnya diperingati pada tanggal 23 Maret, moment peringatan ini merupakan tonggak bersejarah bagi kaum Marhaen Indonesia. Dari masa ke masa nasib kaum marhaen Indonesia tidak banyak berubah. Di sini yang dimaksudkan kaum marhaen adalah Petani, mereka masih miskin dan masih dipinggirkan. Berbagai persoalan dihadapi oleh para petani dan rakyat Indonesia, baik bersifat daerah, nasional maupun Internasional. Penggusuran paksa dan perampasan hak atas tanah di semua tempat, kekerasan dan penangkapan paksa, pembangunan infrastruktur,pengerusakan sawah dan banjir, kekeringan, krisis pangan, kelaparan, pembuatan Pabrik Semen di Rembang yang merusak gunung Kendeng dan sebagainya. 
- Setelah gagal membangun pabrik semen di Sukolilo, Pati Utara, rencana pembangunan pabrik semen dipindah ke Rembang, sebelah barat kabupaten Pati. Pembangunan pabrik semen, tetap akan menjadikan pegunungan Karts Kendeng sebagai sumber produksi, eksplorasi dan eksploitasi. Tak berbeda dengan rencana pembangunan pabrik di Pati, warga tidak pernah tahu informasi yang jelas mengenai rencana pendirian pabrik semen. Tidak pernah ada sosialisasi yang melibatkan warga desa:.secara umum, yang ada hanya perangkat desa dan tidak pernah disampaikan kepada warga sekitar Kendeng. Dokumen AMDAL tidak pernah disampaikan terhadap warga Kendeng. Tidak pernah ada penjelasan mengenai dampak-dampak negatif akibat penambangan dan pendirian pabrik semen. Intimidasi sering terjadi seiring gerakan warga yang ingin memperjuangkan haknya untuk memperoleh informasi yang jelas dan memperoleh lingkungan hidup yang sehat. Sikap warga desa kendeng, menolak dengan tegas seluruh rencana proses penambangan dan pendirian pabrik di Rembang. Selain itu ada beberapa dugaaan pelanggaran di antaranya adalah : 
▪ Penggunaan kawasan Cekungan Air Tanah Watuputih sebagai area penambangan batuan kapur untuk bahan baku pabrik semen melanggar Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Tengah Nomor 6 Tahun 2010 pasal 63 yang menetapkan area ini sebagai kawasan lindung imbuhan air dan Perda RTRW Kabupaten Rembang Nomor 14 Tahun 2011 pasal 19 yang menetapkan area ini sebagai kawasan lindung geologi. 
▪ Bukti-bukti lapangan mutakhir seperti ditemukannya 109 mata air, 49 gua, dan 4 sungai bawah tanah yang masih mengalir dan mempunyai debit yang bagus, serta fosil-fosil yang menempel pada dinding gua, semakin menguatkan keyakinan bahwa kawasan karst Watuputih harus dilindungi. Proses produksi semen berpotensi merusak sumber daya air yang berperan sangat penting bagi kehidupan warga sekitar danjuga warga Rembang dan Lasem yang menggunakan jasa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang mengambil air dari gunung Watuputih. . 
▪ Kebutuhan lahan yang sangat luas untuk perusahaan-perusahaan semen akan berdampak pada hilangnya lahan pertanian, sehingga petani dan buruh tani akan kehilangan lapangan pekerjaan. Selain itu, hal ini juga akan menurunkan produktivitas sektor pertanian pada wilayah sekitar, karena dampak buruk yang akan timbul, misalnya, matinya sumber mata air, polusi debu, dan terganggunya keseimbangan ekosistem alamiah. Pada ujungnya, semua hal ini akan melemahkan ketahanan pangan daerah dan nasional. 
▪ Dalam UU 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup pasal 66 : Setiap orang yang memperjuangkan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat tidak dapat dinmtut secara pidana maupun digugat secara perdata. 
- Maka dalam Aksi ini GMNI memberikan tuntutan : 
1) Menuntut Penghentian Pembangunan Pabrik Semen Secara Permanen. 
2) GMNI Menuntut agar Gubernur mencabut surat ijin lingkungan untuk PT. Semen Indonesia bernomor 660.1/6 Tahun 2017. 
3) Gubemur Jawa Tengah (Ganjar Pranowo) sudah lupa akan ajaran Trisakti Bung Kamo dengan memcoba mengorbankan Kaum Petani demi pembangunan Pabrik. Maka dari itu, GMNI mendesak Ganjar Pranowo untuk kembali lagi mempelajari Trisakti Bung Karno. 
4) GMNI menyatakan bahwa Visi dan Misi Gubernur Jawa Tengah yaitu membangun Jawa Tengah Berdikari dengan berfokus membangun Ekonomi Rakyat dan Kedaulatan pangan telah gagal karena Gubernur Jateng berusaha untuk menghilangkan subyek ekonomi rakyat yaitu petani, padahal petani adalah salah satu pusat bagi pembangunan ekonomi yang Berdikari. 
5) GMNI mengharapkan Kebijaksanaan Presiden Republik Indonesia untuk menyelamatkan Kaum Petani Kendeng yang di tindas oleh Pemerintah Provinsi dan Pemilik Modal (Kapitalis). 
- Demikian statement yang DPC GMNI Kota Surakarta sampaikan dalam menyambut Peringatan Hari Lahir GMNI yang Ke:-63 Tahun. Kiranya Pemerintah Jawa Tengah Gubernur Ganjar Pranowo dapat memenuhi segala janji yang telah disampaikan untuk menyelesaikan konflik agraria dan dapat membatalkan ijin Pembangunan Pabrik Semen di daerah Kendeng, Rembang.
(Pns Agus Suyono Kodim 0735/Surakarta)

Mencari Akseptor Keluarga Berencana (KB)

Negara Indonesia saat ini masih di posisi 108 dari 1 87 Negara dalam hal laju Pertumbuhan Penduduk,dalam hal ini adalah pembangunan manusia seutuhnya, maka kelahiran manusia harus diatur. Pengaturan itu harus diadakan,agar supaya kenaikan produksi tidak dikalahkan oleh kenaikan kelahiran anak.
Suksesnya program Keluarga Berencana tergantung dari aktif atau tidaknya partisipasi masyarakat Sehingga dalam posisi ini peran aktif masyarakat sangat penting bagi kelancaran, keberhasilan program dan tercapainya tujuan tersebut secara mantap.
Untuk tercapainya program KB tersebut maka pada hari senin tgl 27/Maret 2017 jam 10.00 Babinsa kel Tipes  serma Sumarmo dan sertu Sigid  Ramil 03 Serengan  membantu pihal PLKB kel. Tipes dalam rangka mencari akseptor KB yang akan di laksanakan pada hari kamis tanggal 30 Maret 2017 yang akan bertempat di Klinik Annisa kel. Serengan.
(Pns Agus Suyono Kodim 0735/Surakarta)

Kenyamanan identik dengan ketertiban

Kenyamanan selalu identik dengan ketertiban. Dan salah satu tempat yang memerlukan kenyamanan adalah makam dimana di butuhkan kemudahan dan kenyamanan saat terjadi penguburan jenasah. Apalagi tanah makam yang berada di kota yang semakin lama  semakin sempit karena banyak makam yang di bangun sedangkan luas makam tetap.
Berkaitan dengan kemudahan dan kenyamanan di tempat makam maka pada hari senin tanggal 27 Maret 2017 pukul 11.00 Babinsa joyontakan Ramil 03 Serengan serda Darmono dan kopda Catur membantu sekaligus memantau jalannya penertiban bangunan liar yang berada di atas makam. Bertempat di tanah makam. RT 06  RW 06.
Dalam penertiban ini di pimpin langsung oleh Lurah Joyontakan Bpk.  Purbowinoto .MM dan ketua RW 06 Bpk. Sagino Hadi Saroyo.
Dalam keteranggannya Bpk. Lurah menyampaikan bahwa bangunan2 liar ini amat mengganggu kenyamanan saat ada penguburan jenasah. Selain itu merusak pemandangan karena makam kelihatan kumuh. Bahkan banyak cucian yang di gantung di mana2. Selain itu Bpk. Lurah juga menyampaikan pada masyarakat yang tinggal di makam bahwa mereka rentan kena penyakit. Untuk itu di harapkan setelah penertiban ini mereka tidak kembali membangun atau mendirikan bangunan di atas tanah makam.
(Pns Agus Suyono Kodim 0735/Surakarta)

Kegiatan Pembinaan Fungsi Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta

Agar seluruh prajurit Aparat Komando Kewilayahan  (APKOWIL) Memahami dan mampu menjalankan tugas fungsi Babinsa memiliki kesamaan langkah dan tindakan dalam melaksanakan tugas serta mampu berinteraksi dengan komponen masyarakat,
Maka pada hari Senin, 27 Maret 2017 Koramil 02 Kodim 0735/Surakarta menyelenggarakan Pembinaan Fungsi Koramil bertempat di Aula Koramil 02/Banjarsari dengan Tema "MELALUI DUKUNGAN KEGIATAN FUNGSI KORAMIL YANG TRANSPARAN DAN AKUNTABEL KITA TINGKATKAN KINERJA PERSONEL"
Pada penyelenggaraan Binfung kali ini, Kapten Paidi Danramil 02/Bjs menjabarkan dan merealisasikan tentang Lima Kemampuan Teritorial , Dengan harapan Babinsa mampu melaksanakan Penguasaan wilayah , Detekni dini, cegah dini dan temu cepat lapor cepat, serta mampu memantau peristiwa serta mampu mengantisipasi kegiatan yang akan berkembang di wilayah.
(Pns Agus Suyono Kodim 0735/Surakarta)

Membantu pengecekan dan pendataan kepada warga miskin yang mendapat bantuan RTLH dan Kartu Indonesia Sehat (KIS)

SURAKARTA_minggu tanggal 26 maret 2017 pkl 19.00 wib Babinsa Kelurahan Danukusuman Serma Yasir dan Serda Suwarno Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta. Melaksanakan kegiatan membantu pengecekan dan pendataan kepada warga miskin yang mendapat bantuan RTLH dan Kartu Indonesia Sehat (KIS)  bertempat dikantor Kelurahan Danukusuman bersama staf kelurahan Danukusuman. 
Dalam kegiatan pengecekan data terdapat 13 KK yg lolos RTLH dan 60 warga yg mendaptkan KIS, pendataaan ini akan berlanjut sampai warga yang membutuhkan KIS mendapatkanya. Dalam program ini Babinsa dilibatkan utk membantu mendata di tiap2 rt dan rw se-kelurahan Danukusuman.
 Lurah Danukusuman Bpk Saryoto,SH berterimaksih kpd Babinsa yg selama ini selalu mendukung dan membantu Kelurahan Danukusuman dalam setiap kegiatan. Untuk kegiatan ini juga dpt digunakan Babinsa sebagai komsos dan silaturohmi kpd warga Danukusuman bahwa keberadaan Babinsa masih sangat di butuhkan.
(Pns Agus Suyono Kodim 0735/Surakarta)

Bersama-sama melakukan keamanan wilayah agar selalu kondusif.

Salah satu tugas Babinsa wilayah adalah melaksanakan Pembinaan terhadap warganya untuk turut serta menciptakan wilayah yang selalu aman, maka Babinsa harus berperan aktif melaksanakan Komunikasi Sosial di wilayahnya.
Minggu 26 maret 2017 pukul 10.00 Babinsa kel Serengan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Sertu M. Nur Hakib dan Serda E. Lau We melaksanakan Komsos di rumah mas Bagus Wicakso selaku ketua Karangtaruna kec Serengan.
Babinsa menghimbau agar para pemuda Karangtaruna Serengan tidak gampang terhasut untuk melakukan hal-hal yang dapat merugikan orang banyak dan diri sendiri, dan para pemuda apabila diwilayahnya ada hal yang mencurigakan seperti Bandar Narkoba maka pemuda bisa menghubungi Babinsa dan Babinkamtibmas untuk segera kita amankan Bandar-bandar Narkoba yang jelas merusak generasi para pemuda dan warga Serengan. 
Sementara Ketua Karang Taruna Serengan, mas Bagus wicaksono mengatakan dirinya selaku Ketua Karang Taruna Kec Serengan merasa bangga atas kehadiran Babinsa di Sekretariat kami guna melaksanakan Komunikasi Sosial yang bertujuan mengajak para pemuda disini untuk bersama-sama melakukan keamanan wilayah agar selalu kondusif.

Upacara Penutupan South East Asian Karate Campionship Sebelas Maret Cup

Minggu tgl. 26 Maret 2017 pukul 16.00 wib. Danramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Kamalita dan Babinsa Kal. Sriwedari Serda Widodo menghadiri acara Upacara Penutupan South East Asian Karate Campionship Sebelas Maret Cup bertempat di Gor Bhinneka Sritex Kal. Sriwedari Kec. Laweyan Kota Surakarta, kegiatan tersebut ditutup oleh Rektor UNS Bp. Prof. Dr. Rofik Karsidi MS. yang diikuti oleh 58 Kontingen 3 diantaranya dari Malaysia, Brunai Darusalam dan Timor Leste. Hasil dari pertandingan tersebut sebagai Juara Umum
yang dihadiri oleh :
1. Rekor UNS Bp. Prof. Dr. Rofik Karsidi, MS.
2. Danramil 01/Laweyan Kapten Inf Kamalita.
3. Dandenpom IV Surakarta diwakili Kapten Cpm Eko S.
serta dihadiri kurang lebih 400 orang, inti sambutan dari Rektor UNS antara lain dengan telah selesainya pertandingan ini saya selaku Ketua Panitia penyelenggara mengucapkan banyak terima kasih atas pelaksanaan pertandingan ini agar kedepannya lebih baik dan kita tingkatkan kembali, sekali lagi kami ucapkan terima kasih dan selamat jalan kepada seluruh peserta semoga selamat sampai tujuan. 
dari Universitas Jakarta, Juara Dua dari Universitas Muhammadiyah Sumatra dan Juara Tiga dari Universitas Negeri Semarang dari masing-masing pemenang mendapatkan Hadiah berupa Tropy dan Uang Pembinaan dari Rektor UNS. kegiatan tersebut adalah Rangkaian dari Dies Natalis UNS yang ke 41.
(IT Koramil 01/Laweyan Peltu Sudaryo).

Kegiatan Lounching Tim dan Jersey Persis Gotong Royong

Sabtu tgl. 25 Maret 2017 pukul 19.00 wib. Daramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Kamalita dan Babinsa Kal. Kerten Serda Suparwan menghadiri kegiatan Lounching Tim dan Jersey Persis Gotong Royong bertempat di Ballroom Sunan Hotel Jln. A. Yani No. 40 Kel. Kerten Kec. Laweyan Kota Surakarta yang dipimpin oleh Setio Joko Utomo Dirut Persis Gotong Royong yang dihadiri kurang lebih 250 orang.
Hadir dalam acara tersebut :
1. Brigjen TNI Rudianto Dewan Pembina 1 Persis Gotong Royong.
2. Letjen TNI (Purn) Soni Wijaya Komisaris Utama Persis Gotong Royong.
3. M. Tantowi Heru Buwono, SH. Direktur Persis Gotong Royong.
4. Joni Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Mewakili Walikota Surakarta selaku Dewan Pembina 2 Persis Gotong Royong.
5. Letkol Inf Crisbianto Arimurti, SE. Kasrem 074/Warastratama.
6. Kompol Suharmono Kasat Bimas Polresta Surakarta Mewakili Kapolresta Surakarta.
7. Mayor Inf Didin Nasrudin mewKili Dandim 0735/Surakarta.
8. Mayor Inf Sukamdi Pasi Ter Rem 074/Warastratama.
9. Drs. Paulus Haryoto Ketua Askod PSSI Surakarta.
10. Gatot Ketua Koni Surakarta.
11. Ir. Bimo Putranto Presiden Pasoepati.
12. Ginda Ferahtriawan Wakil Presiden Pasoepati/Anggota DPRD Kota Surakarta Fraksi PDI Perjuangan.
13. Pengurus Klub Internal PSSI Surakarta.
14. Para Pemain Persis Gotong Royong.
15. Perwakilan Suporter dari Pasoepati.
Inti sambutan dari Setio Joko Santoso Dirut Persis Gotong Royong dengan membentuk PT. Persis Gotong Royong kami selaku Pimpinan mengucapkan berterima kasih kepada rekan-rekan semua atas dukungan dan semangat dengan terbentuknya Tim Sepak Bola yang berada di Kota Solo ini, semogo Club ini mampu memberikan yang terbaik serta menjadi tim kebanggaan bagi masyarakat Kota Solo di dalam memajukan Persepakbolaan di Indonesia.
(IT Koramil 01/Laweyan Peltu Sudaryo).