Terkait hal itu pada hari Jum'at tanggal 29 September 2! 017 .pukul 07.30.wib s.d selesai bertempat di Aula SMA N 6 Ska jln Mr..Sartono no.30
.Babinsa Kek Nusukan Pelda Suprapto dan Sertu Nasirin beserta 800 siswa
. guru, Staf berserta Karyawan SMA N 6 Ska melaksanakan nonton bareng
pemutaran film G30.S/ PKI. Maksud dan tujuannya,
Agar para generasi muda melihat gambaran serta mengenal sejarah
perjuangan bangsa yang selama ini hanya mengetahui ceritanya saja.,
.sehingga rasa cinta tanah air terhadap bangsa ini bisa tertanam pada
generasi muda . Tanggapan Kepala Sekolah SMAN 6 Bp.
Agung mengucapkan terima kasih kepada aparat TNI, berkat peran aktif
Babinsa yang telah memberikan pelajaran tentang sejarah perjuangan
bangsa melalui pemutaran film G30.S/ PKI. ini. (IT Kodim 0735)
blog ini berisi informasi kegiatan pertahanan dan keamanan kota surakarta
KODIM 0735 / SURAKARTA
teks jalan
Monday, October 2, 2017
Thursday, September 28, 2017
Danramil 05 Pasar Kliwon Kodim 0735 Surakarta Nobar G.30.S/PKI bersama SMA Islam 1 Surakarta
Kamis Tanggal, 28 September 2017 Pukul,10.00 s.d selesai
Bertempat di SMA Islam 1 Surakarta Jl. Brigjen Sudiarta No: 151 Kel
Joyosuran Kec Pasar Kliwon Kota Surakarta Babinsa Kel Joyosuran serka H
siregar telah berlangsung Kegiatan Pemutaran Film G 30,S/PKI Sebagai
Penanggung Jawab Kapten Inf Waluyo (Komandan Ramil 05/PSK) bekerja sama
dengan Bapak Drs Sudadi Wahyono (Kepala sekolah SMA Islam 1 Surakarta
Jl. Brigjen Sudiarta No: 151 Kel Joyosuran Kec Pasar Kliwon) yang
diikuti LK 500 Orang.
a. Drs Sudadi Wahyono (Kepala sekolah SMA Islam 1 Surakarta Jl. Brigjen Sudiarta No: 151 Kel Joyosuran Kec Pasar Kliwon)
b. Kapten Inf Waluyo (Dan Ramil 05/PSK)
c. Serka Haloman Siregar (Babinsa Kel Joyosuran) dan babinsa Pasar Kliwon.
d. Bripka Bayu (Babinkamtibmas Kel Joyosuran)
e. Anggota Unit Intel
f. PPL dari Mahasiswa UNS dan IIM
g. Siswa dan siswi juga Guru Pembimbing . (IT Kodim 0735 Surakarta)
Rabu tanggal 27 September 2017 pukul
08.45 sd 09.30 wib bertempat di Lapangan Jabon RT 02 RW 3 kel
Joyotakan Kec Serengan Kota Surakarta telah berlangsung Acara
Pembukaan TMMD Reguler ke 100 tahun 2017 dengan Tema “Percepatan
Pembangunan Kemandirian Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat " dengan
danup kapten Inf Trisakti Kristiyoso ( Pasiinteldim Ska ) dan irup FX
Hadi Rudyatmo ( Walikota Surakarta ) diikuti Lk 350 Orang.
1.Hadir dalam giat tersebut :
a.FX.Hadi Rudyatmo (Walikota Surakarta)
b.Kolonel Inf Puji Setiono ( Staf ahli Sosbud Kodam V/Dip)
c.Kolonel Inf Widi Prasetijono ( Danrem 074/Wrt)
d.Kolonel Inf Ganardyto Herry Kuntjahjono
( Kajasdam IV/DIP )
e.Kolonel CAJ Dindin Rahmat Solahudin, S.I.P ( Kaajendam IV/DIP )
f.Kolonel LEK Untung Kus Hermiandono (PA LO TNI AU KODAM IV/DIP )
g. AKBP Ribut Hari Wibowo, SH.Sik (Kapolresta)
h.Letkol Inf Edwin Apria Candra,SE (Dandim 0735 /Ska).
i.Letkol Ctp I Komang Budi ( Dansadik Bata)
j.Letkol Cpl Asep ( Dandenpal )
k. Letkol Inf Sony Yusdarmoko (Dandenpom IV/4 Ska)
l.Kapten CHB Farid ( Kahub Grup-2 Kopassus )
m.Gatot Sutanto (Dinas Kebakaran Surakarta)
n.Danramil jajaran Kodim 0735/Ska
o.SKPD Pemkot Kota Surakarta
p.Muspika Kota Surakarta
q.Lurah se Kec Serengan
r.PKK Kec.Serengan
s.Tamu undangan
2. Adapun Susunan peserta Upacara :
Kompi I :
- Gersang Korem 074/WRT 1 Sst;
- Korem 074/WRT 1 Sst;
- Kodim 0735/Ska 1 Sst;
- Denbekang IV‚44-04 1 Sst;
Kompi II :
- Denhubrem 074 1 Sst;
- Minvetcad 35/IV Ska 1 Sst;
- Ajenrem 74 1 Sst;
- Sub Denzibang 1 Sst;
Kompi III :
- Lanud SMO 1 Sst;
- Brimob”C" Pelopor 1 Sst;
- Polresta Ska 1 Sst;
- Dishub Kota Ska 1 ;
- Satpol PP Kota Ska 1 Sst;
- Linmas Kec.Laweyan 1 Sst;
- FKPPI Kota Ska 1 Sst;
- MTA Kota Ska 1 Sst;
Kompi IV :
- LDII Kota Ska 1 Sst;
- Bela Negara Kota Ska 1 Sst;
- PPM Ska 1 Sst;
- Menwa Kota Surakarta 1 Sst;
- Osis SLTA 1 Sst.
3.Inti amanat Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo,SH MH yang dibacakan Walikota Surakarta sbb:
1.TMMD
telah banyak memberikan pelajaran berharga bagi kita betapa penting dan
luar biasanya kinerja kita yang diikat dengan semangat
gotongroyong.semuanya ikut urun angan dan turun tangan untuk mendukung
perwujudan kesejahteraan rakyat kemajuan desa dan Indonesia.
Berkat
sentuhan TMMD, telah banyak desa yang tingkat kehidupan rakyatnya
menjadi lebih baik. Begitupun berkat TMMD, berapa banyak rakyat desa
yang makin termotivasi dan percaya diri mendayagunakan setiap potensi
yang ada di sekitarnya. Mereka makin terpacu berkreasi dan punya
prakarsa untuk ikut terlibat dalam geliat memajukan pembangunan. Jadi,
TMMD terbukti telah berkontribusi besar dalam mendukung upaya kita
meningkatkan kesejahteraan, mengurangi kesenjangan, dan menumbuhkan
ketahanan masyarakat atas segala ancaman terhadap keutuhan NKRI.
2.Karena
itu, saya senang TMMD ini mendapat dukungan dari Kementerian Pertanian
RI. Sangat tepat pada saat kita punya tekad dan obsesi mewujudkan
Indonesia-yang berdaulat atas pangan. Kedaulatan yang ditunjukkan dari
kemampuan kita berproduksi pangan guna memenuhi kebutuhan sendiri, serta
sekaligus bagaimana kita mampu mewujudkan tingkat kesejahteraan para
petani, peternak, nelayan, pekebun pembudidaya ikan menjadi lebih baik.
Upaya
mensejahterakan rakyat itu jadi fokus pembangunan kita disaat angka
kemiskinan di Jateng masih cukup tinggi, yaitu 13,01%. Dan Brebes
merupakan salah satu kabupaten di Jateng dengan angka kemiskinan yang
masih sangat tinggi pula. Ini PR kita bersama untuk dapat meningkatkan
kesejahteraan rakyat. Bagaimana mereka terpenuhi secara baik kebutuhan
atas pangan, papan dan sandang, serta kesehatan dan pendidikan. Paling
tidak kebutuhan dasar terpenuhi, syukur-syukur terpenuhi juga kebutuhan
lainnya.
3.Saya yakin
seiring kesejahteraan masyarakat yang makin baik, maka berbagai
persoalan sosial maupun persoalan kebangsaan kita lainnya dapat makin
berkurang intensitasnya.
Ingat, bahwa kemiskinan
maupun kesenjangan bisa jadi sumber atas munculnya persoalan-persoalan
sosial. Karena terbelit ekonomi, orang bisa melakukan tindak
kriminalitas, atau bahkan ikut gerakan-gerakan teroris atau radikalis
yang mengiming-imingi dengan materi berlebih. Jadi, sangatlah tepat di
setiap kegiatan TMMD selalu berintikan program pengurangan kemiskinan
dan kegiatan pembinaan kader bela Negara, pembinaan anti radikalisme dan
anti narkoba dan pembinaan-pembinaan sosial lainnya. Harapan kita,
tentu saja rakyat itu makin sejahtera dan mandiri. Pun rakyat juga punya
daya tangkal dan daya cegah terhadap berbagai hal yang menjadi ancaman
terhadap keutuhan bangsa. Bahkan mereka mampu menjadi kader yang selalu
mengedukasi masyarakat lainnya akan nilai-nilai kebangsaan. Apalagi
akhir-akhir ini kita menghadapi ujian atas kemajemukan.
Begitu
pula radikalisme dan terorisme juga masih menjadi bahaya Iaten di
sekitar kita. Termasuk potensi masih munculnya paham-paham yang
bertentangan dengan Pancasila. Ini ancaman nyata yang membahayakan
keutuhan NKRI.
4.Bangsa
ini harus terus belajar dari sejarah. Dan, bagi saya upaya untuk
mengingatkan dan meningkatkan kewaspadaan akan bahaya komunisme,
radikalisme, terorisme itu sangat penting. Jangan sampai sejarah kelam
yang dialami bangsa kita ini terulang kembali. Pada prinsipnya, mari
kita kuatkan semangat gotong royong, dan kita sengkuyung rame-rame
pembangunan yang mensejahterakan. Bangun desa dengan tanpa pernah
meninggalkan kearifan lokal yang dimilikinya. Desane maju, rakyatnya
sehat, pinter, mandiri dan sejahtera serta punya karakter kebangsaan
yang kuat.
5.Sasaran :
Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun 2017 ini sasarannya:
a.Fisik
1.Pembuatan tanggul / parafet/talud di Kp.Joyotakan Rt 2 RW 1 sepanjang 332 Meter tinggi 4 M dan Tebal 50 Cm
2.Pembuatan 3 MCK di RT 2 RW 6 kel Joyotakan dan di RT 2 RW 1 kel Joyotakan
3.Pembangunan RTLH.
b.Non Fisik
1.Penyuluhan tentang hukum bagi masyarakat Joyotakan
2.Pemeriksaan kesehatan bekerja sama dengan DKK kota Surakarta dan Puskesmas
3. Wawasan kebangsaan,Bela negara,
4.Penyuluhan Narkoba dan Kamtibmas
5. Penyuluhan cinta tanah air.
6. Penyuluhan pertanian berupa pembuatan pupuk.
7. Penyuluhan agama bintal.
8. Penyuluhan KDRT
9. Penyuluhan Puan cad dan kung han.
10. Penyuluhan kes dan KB
11. Bantuan sembako
12. Bazar dan pasar murah.
(Sertu Pardal IT Kodim 0735 Surakarta).
Kelurahan Penumping Koramil 01 Laweyan Kodim 0735 Surakarta gelar Nobar G.30. S/PKI
Rabu tanggal 27 September 2017 pukul 20.00 wib sampai
dengan selesai Serda Purjiyanto Babinsa kelurahan Penumping Koramil 01 /
Laweyan Kodim 0735 /Surakarta melaksanakan pemantauan Nobar Film G 3OS/PKI bertempat di pendopo kel. Penumping kec. Laweyan. Dan di hadiri kurang lebih 75 orang. pemutaran
Film ini bertujuan agar para warga kel.penumping dan masyarakat
sekitar terutama anak muda mengetahui sejarah kelam bangsa indonesia
yang pernah terjadi di negara kita dan sempat di lupakan oleh para
generasi muda terutama pelajar, maka perlu adanya pemutaran Film ini
untuk sekedar mengigatkan kembali peristiwa yang pernah terjadi di
negara kita ini dan peristiwa tersebut benar terjadi. Selama kegiatan nobar berjalan dengan aman dan lancar. ( IT Kodim 0735 Surakarta )
Gebrak Nobar G.30.S/PKI di Balai Latihan Kerja (BLK) Surakarta oleh Danramil 01 Laweyan Kodim 0735 Surakarta
Rabu tanggal 27 September 2017 pukul 08.00 wib sampai
dengan selesai Sertu Sugiyarto dan Serda Purwadi Anggota Koramil 01/
Laweyan Kodim 0735/ Surakarta melaksanakan Nobar Film G 30 S /PKI
bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Surakarta di jalan Bhayangkara no 38 kel. panularan kec. laweyan kota Surakarta. Yang di hadiri kurang lebih 1550 siswa/ siswi kursus pelatihan. Sebelum di mulai Sertu Sugiyarto menyampaikan ; Supaya
para siswa / siswi kursus pelatihan tidak melupakan sejarah yang pernah
terjadi di negara kita dan semoga kedepan tidak ada lagi peristiwa
semacan G30S/PKI di negara tercinta ini. ( IT Kodim 0735 Surakarta )
Danramil Koramil 01 Laweyan Kodim 0735 Surakarta pakarsai Nobar Film G.30.S/PKI bersama Mahasiswa Politexnik Indonusa
Rabu tanggal 27 September 2017 pukul 12.00 wib sampai
dengan selesai bertempat di Aula Politexnik Indonusa kel. Bumi Kec.
Laweyan Kota Surakarta. Babinsa kel.Bumi Serma
Sugeng Melaksanakan acara Nonton Bareng pemutaran Film 'Pengkhianatan G
30S/PKI yang di hadiri kurang lebih 855 orang mahasiswa/mahasiswi. Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama Koramil 01/Laweyan dengan Politeknik Indonusa. penyampaian dari
Babinsa kel. Bumi Serma Sugeng Tentang
tujuan dari diadakanya pemutaran film ini merupakan upaya untuk
mengingatkan kita kembali akan sejarah masa lampau bangsa Indonesia,
terutama terkait tragedi G 30S/ PKI yang menjadi catatan kelam bangsa
kita. Dengan pemutaran kembali film ini, diharapkan
Khususnya generasi muda bisa mengerti sejarah kelam Bangsa Indonesia,
dengan pemberontakan yang dilakukan oleh PKI pada masa itu, dan kami
juga mengharapkan selesai dari menonton film ini bagi adek - adek
mahasiswa/mahasiswi agar memberikan pengetahuan akan sejarah G 30S/ PKI
kepada teman atau saudara di rumah. Ingat Presiden
Sukarno juga pernah mengatakan bahwa kita jangan sampai lupa akan
sejarah, karena dari sejarah tersebut kita dapat belajar jangan sampai
terulang kembali di masa yang akan datang. (IT Kodim 0735 Surakarta) Nonton Bareng ( Nobar) Film G3OS/PKI di SMKN 4 Surakartam oleh Babinsa Koramil 01 Laweyan Kodim 0735 Surakarta
Rabu tanggal 27 September 2017 pukul 11.00 wib sampai
dengan selesai Sertu Sugiman dan Serda Marulak Sitanggang Anggota
Koramil 01 / Laweyan Kodim 0735 /Surakarta melaksanakan giat Nonton
Bareng ( Nobar) Film G3OS/PKI di SMKN 4 Surakarta di jalan Adi Sucipto no 40 kelurahan Kerten kec Laweyan Surakarta di saksikan oleh para bapak /ibu guru serta siswa dan siswi. kegiatan
pemutaran film G30S/ PKI ini supaya para siswa dan siswi mengetahui
peristiwa sejarah kelam bangsa indonesia yang sempat di lupakan oleh
para
generasi muda terutama pelajar, maka perlu adanya pemutaran film
ini karena sekedar untuk diketahui bahwa peristiwa tersebut benar
terjadi dan sungguh amat kejam dan sadis, sejarah kelam yang pernah
dialami bangsa Indonesia karena dikhianati bangsa sendiri, dengan
tragedi pembantaian sejumlah tokoh negara dan agama saat itu. "Ini
sebagai pembelajaran kepada kita sebagai generasi muda agar tidak
melupakan sejarah perjuangan maupun pemberontakan PKI yang secara keji
membunuh para jenderal -jendral serta kyai - kyai dan ulama. serta untuk mengingatkan kembali sejarah yang terjadi di masa lalu .
generasi muda terutama pelajar, maka perlu adanya pemutaran film
ini karena sekedar untuk diketahui bahwa peristiwa tersebut benar
terjadi dan sungguh amat kejam dan sadis, sejarah kelam yang pernah
dialami bangsa Indonesia karena dikhianati bangsa sendiri, dengan
tragedi pembantaian sejumlah tokoh negara dan agama saat itu. "Ini
sebagai pembelajaran kepada kita sebagai generasi muda agar tidak
melupakan sejarah perjuangan maupun pemberontakan PKI yang secara keji
membunuh para jenderal -jendral serta kyai - kyai dan ulama. serta untuk mengingatkan kembali sejarah yang terjadi di masa lalu .
kegiatan nobar di ikuti jumlah siswa dan siswi 255 orang. selama kegiatan nobar film G30 S PKI berjalan dengan aman dan lancar babinsa kel. Kerten. ( IT Kodim 0735 Surakarta )
Siswa/Siswi MAN 1 Surakarta Nobar Film G.30.S/PKI dengan Koramil 02 Banjarsari Kodim 0735 Surakarta
Rabu tanggal 27.09.2017 pukul 10.00 wib s.d
selesai,.Danramil 02/Bjs Kapten INF Paidi beserta Babinsa Kel.Kadipiro
Serda Sartono dan Koptu Mujono menyelenggarakan nonton bareng pemutaran
film G 30S/PKI yang dihadiri kurang lebih 1000 orang, terdiri dari Guru,
Staf dan siswa-siswi MAN 1 Surakarta bertempat di Aula Sekolah MAN.1
Ska jln Sumpah pemuda Kel.Kadipiro Banjarsari Ska.
Kegiatan
diawali dengan sambutan Kepala Sekolah Drs.H.Slamet Budiyono.M.Pd
menyampaikan ucapan terimakasih atas kedatangan Bapak TNI
serta peran
aktif Babinsa sehingga terjalin hubungan Komunikasi dengan baik.dan
diharapkan sebelum pemutaran Film diberikan penjelasan tentang PPBN.
(Pendidikan Pendahuluan Bela Negara )
serta peran
aktif Babinsa sehingga terjalin hubungan Komunikasi dengan baik.dan
diharapkan sebelum pemutaran Film diberikan penjelasan tentang PPBN.
(Pendidikan Pendahuluan Bela Negara )
Danramil
02/Banjarsari Kapt Inf Paidi dalam memberikan materi PPBN memberikan
gambaran bahwa strategi pertahanan dan keamanan negara untuk mengatasi
berbagai macam ancaman militer dilaksanakan dengan menggunakan sistem
pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata).
Ini
merupakan sega la upaya menjaga pertahanan dan keamanan negara dengan
seluruh rakyat dan segenap sumberdaya, sarana dan prasarana nasional.
Serta seluruh wilayah negara merupakan satu kesatuan pertahanan yang
utuh dan menyeluruh.
Sishankamrata
didasarkan pada kesadaran akan hak dan kewajiban seluruh warga negara
serta keyakinan akan kekuatan sendiri untuk mempertahankan kelangsungan
hidup bangsa dan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil
dan makmur.
Selain itu ditambahkan pula contoh perilaku masyarakat dalam upaya untuk mengatasi ancaman terhadap integritas nasional al,
- Mengembangkan rasa bangga berbangsa dan bernegara indonesia.
- Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber- Bhineka Tunggal Ika.
- Meningkatkan kesadaran rakyat pentingnya menjaga keutuhan NKRI
- Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan nnegara dan
- Menghindari segala bentuk adu domba yang menjerumus kepada perpecahan bangsa .
Subscribe to:
Comments (Atom)







