teks jalan

Bersama Rakyat TNI Kuat....

Monday, March 2, 2020

Sinergitas TNI - Polri, Piket Koramil 04/Jebres dan Babinkamtibmas melaksanakan Patroli malam

Dalam rangka memelihara keamanan diwilayah dan sebagai wujud kekompakan dan kebersamaan antara TNI dan Polri dalam mengemban tugas menjaga keamanan dan ketertiban, Piket Koramil 04/Jebres Serda Budiono melaksanakan kegiatan Patroli malam bersama Bhabinkamtibmas (Bripka Joko Riyanto) Rabu.(26/2/2020) Pukul 21.00 Wib s.d Selesai.

Patroli dilaksanakan secara berpindah pindah diantaranya kantor perbankan, ATM, Objek Vital Pemerintahan, Pos ronda pemukiman warga dan tempat tempat yang rawan Kriminalitas lainya.

Harapannya dengan kegiatan patroli bersama ini dan hadir di tengah tengah masyarakat menunjukkan bahwa TNI dan Polri Kompak dalam menjaga dan melayani masyarakat, sehingga rasa nyaman dan aman dapat dirasakan oleh masyarakat.

Babinsa Laweyan pantau giat shooting katon bagaskara dilaweyan

Rabu tanggal 26 pebruari 2020 pukul 14.30.wib Babinsa kel.laweyan koramil 01/ Lwy kodim 0735/Surakarta  Serka giminanto memantau giatan   kunjungan  dan shooting katon bagaskara yang bertempat dibatik laweyan jl sidoluhur no 09 rt 1 rw 1kal.laweyan kec laweyan.surakarta.

      Kegiatan kunjungan kebatik laweyan merupakan agenda bapak wawali purnomo.yang dilaksanakan dirumah  batik  laweyan  pemiliknya adalah bpk  gunawan  apri yg merupakan toga dilaweyan menurut keterangan  bpk  gunawan selaku pemilik sorum batik laweyan.acara ini hajat bapak wawali yg mengundang katon bagaskara untuk membuat vidio klip lagu berjudul Dinda  di buat versi jawa bersama bpk wawali A. purnomo.

   Selain membuat vidio klip ttg lagu berjudul dinda versi jawa. Disesi lain shooting membuat vidio klip  ttg batik  laweyan milik bpk gunawan.diharapkan agar  batik laweyan bisa tenar keluar daerah.

  Dalam kunjungan  kali ini katon bagaskara diikuti 10 org kru dari jakarta dan akan bermlam disolo.selama 2 hari kegiatan selesai pukul 15.30.

DANRAMIL 04/JEBRES KAPTEN INF PAIDI HADIRI GIAT SIDANG SENAT TEBUKA UNIVERSITAS SEBELAS MARET

Rabu tanggal 26 Februari 2020 Pukul 09.30 Wib -12.00 Wib bertempat di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram,S.H. Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami No 36 A, Kentingan, Kel. Jebres, Kec. Jebres  kota surakarta babinsa kel jebres sertu suwardi pantu giat sidang Senat Terbuka dengan acara Pengukuhan *Prof. Dr. Asrowi, M.Pd. sebagai Guru Besar Ilmu Pendidikan Bidang Bimbingan dan Konseling pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan* , *Prof. Ir. Winny Astuti, M.Sc.,Ph.D. sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Perencanaan Wilayah dan Kota pada Fakultas Teknik*, dan *Prof. Dr. Eng. Agus Purwanto, S.T., M.T. sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Teknik Kimia pada Fakultas Teknik* , Universitas Sebelas Maret, yang dihadiri lk 500 tamu undangan dengan penanggung jawab kegiatan Rektor UNS Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H. M.Hum.
 Adapun giat dihadiri oleh : 
a. Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H. M.Hum. (Rektor UNS)
b. Prof. Ir. Winny Astuti, M.Sc., Ph.D 
c. Prof. Dr. Eng. Agus Purwanto, S.T.,M.T.
d. Prof. Dr. Asrowi, M.Pd
e. Prof. Muhammad Yunus (Wakil Rektor UNS)
f. Prof. Kuncoro (Wakil Rektor UNS)
g. Prof. Dr. Adi Sulistiyono, S.H., M.H. (Ketua Senat)
h. Kompol Juliana BR Bangun, S.H., M.H. (Kapolsek Jebres)
i. Dandim 0735 /ska yang di wakili Kapten inf Paidi (Danramil Jebres)
j. Kapten inf Juriyono mewakili Danbrig- 6 Kostrad.
k. Tamu undangan
Sambutan Prof. Jamal Wiwoho (Rektor UNS) :
a. Hari ini dengan bangga UNS mengukuhkan 3 Guru Besar dalam bidang kemampuan masing - masing dan guru besar ini adalah orang - orang yang hebat
b. Kami sangat bangga, saat ini sudah ada 214 guru besar di UNS, semoga dengan di kukuhkan sebagai guru besar UNS mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan universitas
c. Sekarang ini konsekuensinya seorang dosen harus mampu beradaptasi dan juga siap menghadapi segala tantangan karena dengan semakin berkembangnya zaman ini kita juga harus bisa berubah dan mengikuti sistem pembelajaran dan kalau bisa mempunyai kreativitas dalam sistem pembelajaran. 
d. salah satu pilar utama untuk pembangunan kualitas manusia SDM yang cerdas sehat serta produktif merupakan faktor utama untuk melaksanakan pembangunan nasional.
e. berbicara dengan sumber daya manusia sangatlah penting karena kita dihadapkan pada persoalan besar akan kebangkitan teknologi dan informasi teknologi dan harus diakui bahwa sangat berat karena seorang dosen harus mempunyai dan juga untuk memberikan solusi untuk mengatasi program atau tujuan dari bangsa.
f. Saya ucapkan selamat dan sukses kepada ketiga guru besar yang telah mempunyai gelar akademik tertinggi pada hari ini dan semoga selalu diingat ini merupakan suatu mandat penugasan yang diberikan pemerintah kepada seorang dosen di perguruan tinggi berdasarkan pengukuhan dan keamanan dalam suatu disiplin.
g. saya harapkan selalu menjaga dan mengembangkan nilai nilai keilmuan di masa-masa yang akan datang serta sumbangan untuk kemaslahatan umum semoga Allah senantiasa memberikan perlindungan dan melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada beliau dan juga keluarganya terima kasih pada semua hadirin yang telah mengikuti acara ini mengikuti dengan seksama dan saya mohon maaf apabila ada dalam penyelenggaraan acara ini ada yang kurang berkenan.dari kami cukup sekian dan atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih
 Pidato Prof. Ir. Winny Astuti, M.Sc., Ph.D. :
a. Tujuan Pembangunan Bekelanjutan (Sustainable Development Goals) mencanangkan sasaran pertama terkait meningkatkan kehidupan dan penghidupan, mengakhiri kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan melalui pendidikan, mata pencaharian dan informasi, kesehatan dan perumahan yang lebih baik, dan menurunkan ketidakadilan sekaligus menciptakan produksi konsumsi yang berkelanjutan (Griggs, D and colleagues, 2013).

b. Sektor Perumahan berkontribusi besar terhadap pengentasan kemiskinan kota. Hal ini disampaikan oleh Das, 2015 bahwa sektor perumahan berkontribusi untuk keberlanjutan terkait dengan isu-isu keadilan sosial di dalam konteks kota (menyangkut kemudahan akses terhadap pelayanan umum dan prasarana kota serta peluang-peluang kota) dan isu keberlanjtan masyarakat itu sendiri (Das, 2015).

c. Pengentasan Kemiskinan terkait sektor perumahan tidak hanya menyangkut peningkatan akses masyarakat untuk mendapatkan rumah dan sarana prasarana kota, (Moser, 1996 and UN HABITAT, 2001), akan tetapi juga meningkatkan kemampuan dan daya beli masyarakat di dalam menjangkau prasarana umum kota seperti kebutuhan air bersih, listrik, sanaitasi ,dan managemen pengelolaan limbah (UN HABITAT, 2011). Disamping itu bagaimana masyarakat dan kelembagan masyarakat punya kemampuan mengelola lingkungannya; pengembangan ekonomi kawasan dan pemerintahan yang mendukung. Salah satu hal yang penting adalah status lahan pemukim yang jelas sehingga tidak mengalami penggusuran dan meningkatkan bisnis dan ekonominya. 

d.Peningkatan akses kepada sumber daya perumahanpennukiman akan meningkatkan akses masyarakat untuk mendapatkan rumah yang layak, aksas terhadap lingkungan yang aman, nyaman dan berkelanjutan akan meningkatkan produktititas penghuninya dan meningkatkan kondisi ekonomi dan penghidupan penghuninya. 

Pidato Prof. Dr. Eng. Agus Purwanto, S.T., M.T. :
a. Hidup di era saat ini, banyak kemudahan yang kita nikmari karena kemajuan inovasi dan untuk keperluan transportasi berbasis listrik kebutuhan akan baterai sebagai penyimpan energi sangat krusial dan dibutuhkan.

b. Untuk membuat baterai lithium yang murah, dua hal yang perlu dilakukan yaitu mengembangkan proses yang efisien dengan menggunakan raw material yang murah. Hal yang menjadi perhatian adalah pengembangan material aktif baterai lithium. Material aktif ini meliputi material untuk LFP (lithium ferro phosphate), NCA (nikel cobalt aluminum oksida) dan NMC (nikel mangan cobalt oksida) yang berkontribusi sekitar 30% dari harga total sel baterai. Proses pertama yang telah berhasil dikembangkan adalah menggunakan metode ko-presipitasi dilanjutkan dengan anealing.

c. Pengembangan baterai lithium yang telah dilakukan ini, kemudian dibuat prototipe dan diuji dalam lingkungan yang sebenamya. Pengujian baterai hasil produksi dilakukan pada kendaraan listrik dan sebagai penyimpan energi untuk sistem sel surya. Dari pengujian lapangan yang dilakukan diperoleh basil yang memuaskan bila dilihat dari data performance peralatan. Pada penggunaan kendaraan listrik, baterai yang dibuat mampu digunakan sejauh 3O kM/ 11 KWh baterai tergantung dari kondisi jalan. 

Pidato Prof. Dr. Asrowi, M.Pd. : 
a. Hasil survei oleh seorang jumalis terkenal Ingris pernah melakukan penelitian di kota-kota besar dunia yaitu Amerika, Jepang, Australia, Swedia, Selandia Baru dan lain-lain, negera-negara tersebut dianggap kaya dan tingkat kemakmuran cukup tinggi, fasilitas hidupnya serba ada tetapi tingkat kriminalnya sangat menonjol dan tingkat kegelisahan masyarakatnya sangat tinggi (M.Tholkah Hasan). Hasil survey tersebut disimpulkan bahwa kebahagiaan yang dinikmati penduduk tersebut sejatinya menyimpan kesengsaraan dan penderitaan batin, Kebahagiaan itu ternyata tidak terletak kepada kenikmatan dan tercukupinya materi dan luasnya pengetahuan, akan tetapi materi dan luasnya pengetahuan hanya sebagai faktor penunjang kebahagiaan. Agama mengatakan bahwa faktor dominative kebahagiaan terletak kepada ketenangan hati (sakinatul qalb) apabila mereka taat kepada Tuhannya. 

b. Gejala krisis karakter yang tcrkait dengan kecenderungan nogatif yang mclanda generasi muda bangsa Indonesia menjadi pemikiran dan kcprihatinan nasional. Keprihatinan nasional tentang karakter tersebut diwujudkan dalam bentuk gagasan-gagasan formal seperh‘ penambahan-penambahan konsep tentang pentingnya muatan-muatan pembelajaran yang berbasis kharakter. Kurikulum 2013 yang mengatur keseluruhan mulai materi sampai strategi pembelajarannya harus berbasis karakter. Setiap lahirnya suatu konsep pasti ada sesuatu yang melatar belakang lahimya konsep tersebut dan untuk apa suatu perm'kiran itu diperjuangan, hal itu pasti ada maksud dan tujuan tertentu. Pemjkiran dan aplikasi tentang pendidikan karakter di Indonesia belum mempunyai pedoman dan cara mengimplementasikan karakter dalam kehidupan. Selama ini pendidikan karakter terkesan hanya menjadi slogan dan himbauan tentang pentingnya karakter, akan tetapi karakter seperti apa yang diinginkan di dalam dunia pendidikan di Indonesia. 

c. Secara khusus konseling spiritual karakter bertujuan untuk 

(1) memantapkan identitas spiritual dan keyakinan kepada Tuhan,

(2) memperkuat keyakinan kepada Tuhan bahwa dirinya mampu mengatasi masalah dan mengembangkan kehidupannya lebih baik, 

(3) menambah kekuatan kepercayaan diri (self confidence) secara social maupun emosional, 

(4) menguji dan memperbaiki keyakinan dan pratek-praktek spiritual yang tidak berfungsi dengan baik, 

(5) memperkuat tanggung jawab, memperbaiki kesalahan sikap dan perilakunya 

(6) mengembangkan dirinya dalam kebenaran dan komitmen terhadap keyakinan, nilai-nilai agamanya dan mampu mengimplementasikan spiritualnya,

(7) mengaktualisasikan nilai-nilai keyakinan atau spritualitas keagamaannya untuk membangun kehidupannya masa depan yang lebih baik. 

d. Secara khusus konsel'mg spiritual karakter bertujuan untuk 

(1) memantapkan identitas spiritual dan keyakinan kepada Tuhan,

(2) memperkuat keyakinan kepada Tuhan bahwa dirinya mampu mengatasi masalah dan mengembangkan kehidupannya lebih baik, 

(3) menambah kekuatan kepercayaan diri (self confidence) secara social maupun emosional, 

(4) menguji dan memperbaiki keyakinan dan pratek-praktek spiritual yang tidak berfungsi dengan baik, 

(5) memperkuat tanggung jawab, memperbaiki kesalahan sikap dan perilakunya 

(6) mengembangkan dirinya dalam kebenaran dan komitmen terhadap keyakinan, nilai-nilai agamanya dan mampu mengimplementasikan spiritualnya,

(7) mengaktualisasikan nilai-nilai keyakinan atau spritualitas keagamaannya untuk membangun kehidupannya masa depan yang lebih baik. 

Ada empat tujuan konseling spiritual karakter; Pertama; Meaning of life, orang harus mampu mencapai kebermanaan hidup, yaitu hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan manusia dengan manusia. Kedua; Instrisic Values (nilai-njlai internal); Manusia secara naluriah diikat oleh tuntutan kebagiaan dan nilainilai moral yang harus dipertimbangan. Apabila nilai-nilai tersebut tidak terwujud akan mengalami disintegrasi nilai moral yang berdampak kepada munculnya tekanan kejiwaan (psikis), Ketiga; Transendental yaitu tingkatan konsentrasi ibadah kepada Allah (khablum minallah). Manusia diciptakan mempunyai naluri beragama apabila manusia tidak beragama secara psikologis terkena diskualifikasi (tidak memenuhi syarat) karena manusia tergantung kepada Tuhan. Keempat; Community of share value and support, setiap manusia mempunyai naluri mengajak orang Iain untuk berbuat kebaikan, karena setiap manusia diberi sifat-sifat oleh Tuhan sebagai sarana unttlk membangun karakter manusia melalui pendidikan (konseling spiritual).
Selama giat berjalan dengan tertibPerihal : Pengukuhan Guru Besar UNS

1.  Pada hari Rabu tanggal 26 Februari 2020 Pukul 09.30 Wib -12.00 Wib bertempat di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram,S.H. Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami No 36 A, Kentingan, Kel. Jebres, Kec. Jebres Senat Terbuka dengan acara Pengukuhan *Prof. Dr. Asrowi, M.Pd. sebagai Guru Besar Ilmu Pendidikan Bidang Bimbingan dan Konseling pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan* , *Prof. Ir. Winny Astuti, M.Sc.,Ph.D. sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Perencanaan Wilayah dan Kota pada Fakultas Teknik*, dan *Prof. Dr. Eng. Agus Purwanto, S.T., M.T. sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Teknik Kimia pada Fakultas Teknik* , Universitas Sebelas Maret, yang dihadiri lk 500 tamu undangan dengan penanggung jawab kegiatan Rektor UNS Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H. M.Hum.

2. Adapun giat dihadiri oleh : 
a. Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H. M.Hum. (Rektor UNS)
b. Prof. Ir. Winny Astuti, M.Sc., Ph.D 
c. Prof. Dr. Eng. Agus Purwanto, S.T.,M.T.
d. Prof. Dr. Asrowi, M.Pd
e. Prof. Muhammad Yunus (Wakil Rektor UNS)
f. Prof. Kuncoro (Wakil Rektor UNS)
g. Prof. Dr. Adi Sulistiyono, S.H., M.H. (Ketua Senat)
h. Kompol Juliana BR Bangun, S.H., M.H. (Kapolsek Jebres)
i. Kapten inf Paidi (Danramil Jebres)
j. Kapten inf Juriyono mewakili Danbrig- 6 Kostrad.
k. Tamu undangan

3. Sambutan Prof. Jamal Wiwoho (Rektor UNS) :
a. Hari ini dengan bangga UNS mengukuhkan 3 Guru Besar dalam bidang kemampuan masing - masing dan guru besar ini adalah orang - orang yang hebat
b. Kami sangat bangga, saat ini sudah ada 214 guru besar di UNS, semoga dengan di kukuhkan sebagai guru besar UNS mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan universitas
c. Sekarang ini konsekuensinya seorang dosen harus mampu beradaptasi dan juga siap menghadapi segala tantangan karena dengan semakin berkembangnya zaman ini kita juga harus bisa berubah dan mengikuti sistem pembelajaran dan kalau bisa mempunyai kreativitas dalam sistem pembelajaran. 
d. salah satu pilar utama untuk pembangunan kualitas manusia SDM yang cerdas sehat serta produktif merupakan faktor utama untuk melaksanakan pembangunan nasional.
e. berbicara dengan sumber daya manusia sangatlah penting karena kita dihadapkan pada persoalan besar akan kebangkitan teknologi dan informasi teknologi dan harus diakui bahwa sangat berat karena seorang dosen harus mempunyai dan juga untuk memberikan solusi untuk mengatasi program atau tujuan dari bangsa.
f. Saya ucapkan selamat dan sukses kepada ketiga guru besar yang telah mempunyai gelar akademik tertinggi pada hari ini dan semoga banyak selalu diingat ini merupakan suatu mandat penugasan yang diberikan pemerintah kepada seorang dosen di perguruan tinggi berdasarkan pengukuhan dan keamanan dalam suatu disiplin.
g. saya harapkan selalu menjaga dan mengembangkan nilai nilai keilmuan di masa-masa yang akan datang serta sumbangan untuk kemaslahatan umum semoga Allah senantiasa memberikan perlindungan dan melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada beliau dan juga keluarganya terima kasih pada semua hadirin yang telah mengikuti acara ini mengikuti dengan seksama dan saya mohon maaf apabila ada dalam penyelenggaraan acara ini ada yang kurang berkenan.dari kami cukup sekian dan atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

4. Pidato Prof. Ir. Winny Astuti, M.Sc., Ph.D. :
a. Tujuan Pembangunan Bekelanjutan (Sustainable Development Goals) mencanangkan sasaran pertama terkait meningkatkan kehidupan dan penghidupan, mengakhiri kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan melalui pendidikan, mata pencaharian dan informasi, kesehatan dan perumahan yang lebih baik, dan menurunkan ketidakadilan sekaligus menciptakan produksi konsumsi yang berkelanjutan (Griggs, D and colleagues, 2013).

b. Sektor Perumahan berkontribusi besar terhadap pengentasan kemiskinan kota. Hal ini disampaikan oleh Das, 2015 bahwa sektor perumahan berkontribusi untuk keberlanjutan terkait dengan isu-isu keadilan sosial di dalam konteks kota (menyangkut kemudahan akses terhadap pelayanan umum dan prasarana kota serta peluang-peluang kota) dan isu keberlanjtan masyarakat itu sendiri (Das, 2015).

c. Pengentasan Kemiskinan terkait sektor perumahan tidak hanya menyangkut peningkatan akses masyarakat untuk mendapatkan rumah dan sarana prasarana kota, (Moser, 1996 and UN HABITAT, 2001), akan tetapi juga meningkatkan kemampuan dan daya beli masyarakat di dalam menjangkau prasarana umum kota seperti kebutuhan air bersih, listrik, sanaitasi ,dan managemen pengelolaan limbah (UN HABITAT, 2011). Disamping itu bagaimana masyarakat dan kelembagan masyarakat punya kemampuan mengelola lingkungannya; pengembangan ekonomi kawasan dan pemerintahan yang mendukung. Salah satu hal yang penting adalah status lahan pemukim yang jelas sehingga tidak mengalami penggusuran dan meningkatkan bisnis dan ekonominya. 

d.Peningkatan akses kepada sumber daya perumahanpennukiman akan meningkatkan akses masyarakat untuk mendapatkan rumah yang layak, aksas terhadap lingkungan yang aman, nyaman dan berkelanjutan akan meningkatkan produktititas penghuninya dan meningkatkan kondisi ekonomi dan penghidupan penghuninya. 

5. Pidato Prof. Dr. Eng. Agus Purwanto, S.T., M.T. :
a. Hidup di era saat ini, banyak kemudahan yang kita nikmari karena kemajuan inovasi dan untuk keperluan transportasi berbasis listrik kebutuhan akan baterai sebagai penyimpan energi sangat krusial dan dibutuhkan.

b. Untuk membuat baterai lithium yang murah, dua hal yang perlu dilakukan yaitu mengembangkan proses yang efisien dengan menggunakan raw material yang murah. Hal yang menjadi perhatian adalah pengembangan material aktif baterai lithium. Material aktif ini meliputi material untuk LFP (lithium ferro phosphate), NCA (nikel cobalt aluminum oksida) dan NMC (nikel mangan cobalt oksida) yang berkontribusi sekitar 30% dari harga total sel baterai. Proses pertama yang telah berhasil dikembangkan adalah menggunakan metode ko-presipitasi dilanjutkan dengan anealing.

c. Pengembangan baterai lithium yang telah dilakukan ini, kemudian dibuat prototipe dan diuji dalam lingkungan yang sebenamya. Pengujian baterai hasil produksi dilakukan pada kendaraan listrik dan sebagai penyimpan energi untuk sistem sel surya. Dari pengujian lapangan yang dilakukan diperoleh basil yang memuaskan bila dilihat dari data performance peralatan. Pada penggunaan kendaraan listrik, baterai yang dibuat mampu digunakan sejauh 3O kM/ 11 KWh baterai tergantung dari kondisi jalan. 

6. Pidato Prof. Dr. Asrowi, M.Pd. : 
a. Hasil survei oleh seorang jumalis terkenal Ingris pernah melakukan penelitian di kota-kota besar dunia yaitu Amerika, Jepang, Australia, Swedia, Selandia Baru dan lain-lain, negera-negara tersebut dianggap kaya dan tingkat kemakmuran cukup tinggi, fasilitas hidupnya serba ada tetapi tingkat kriminalnya sangat menonjol dan tingkat kegelisahan masyarakatnya sangat tinggi (M.Tholkah Hasan). Hasil survey tersebut disimpulkan bahwa kebahagiaan yang dinikmati penduduk tersebut sejatinya menyimpan kesengsaraan dan penderitaan batin, Kebahagiaan itu ternyata tidak terletak kepada kenikmatan dan tercukupinya materi dan luasnya pengetahuan, akan tetapi materi dan luasnya pengetahuan hanya sebagai faktor penunjang kebahagiaan. Agama mengatakan bahwa faktor dominative kebahagiaan terletak kepada ketenangan hati (sakinatul qalb) apabila mereka taat kepada Tuhannya. 

b. Gejala krisis karakter yang tcrkait dengan kecenderungan nogatif yang mclanda generasi muda bangsa Indonesia menjadi pemikiran dan kcprihatinan nasional. Keprihatinan nasional tentang karakter tersebut diwujudkan dalam bentuk gagasan-gagasan formal seperh‘ penambahan-penambahan konsep tentang pentingnya muatan-muatan pembelajaran yang berbasis kharakter. Kurikulum 2013 yang mengatur keseluruhan mulai materi sampai strategi pembelajarannya harus berbasis karakter. Setiap lahirnya suatu konsep pasti ada sesuatu yang melatar belakang lahimya konsep tersebut dan untuk apa suatu perm'kiran itu diperjuangan, hal itu pasti ada maksud dan tujuan tertentu. Pemjkiran dan aplikasi tentang pendidikan karakter di Indonesia belum mempunyai pedoman dan cara mengimplementasikan karakter dalam kehidupan. Selama ini pendidikan karakter terkesan hanya menjadi slogan dan himbauan tentang pentingnya karakter, akan tetapi karakter seperti apa yang diinginkan di dalam dunia pendidikan di Indonesia. 

c. Secara khusus konseling spiritual karakter bertujuan untuk 

(1) memantapkan identitas spiritual dan keyakinan kepada Tuhan,

(2) memperkuat keyakinan kepada Tuhan bahwa dirinya mampu mengatasi masalah dan mengembangkan kehidupannya lebih baik, 

(3) menambah kekuatan kepercayaan diri (self confidence) secara social maupun emosional, 

(4) menguji dan memperbaiki keyakinan dan pratek-praktek spiritual yang tidak berfungsi dengan baik, 

(5) memperkuat tanggung jawab, memperbaiki kesalahan sikap dan perilakunya 

(6) mengembangkan dirinya dalam kebenaran dan komitmen terhadap keyakinan, nilai-nilai agamanya dan mampu mengimplementasikan spiritualnya,

(7) mengaktualisasikan nilai-nilai keyakinan atau spritualitas keagamaannya untuk membangun kehidupannya masa depan yang lebih baik. 

d. Secara khusus konsel'mg spiritual karakter bertujuan untuk :

(1) memantapkan identitas spiritual dan keyakinan kepada Tuhan

(2) memperkuat keyakinan kepada Tuhan bahwa dirinya mampu mengatasi masalah dan mengembangkan kehidupannya lebih baik, 

(3) menambah kekuatan kepercayaan diri (self confidence) secara social maupun emosional, 

(4) menguji dan memperbaiki keyakinan dan pratek-praktek spiritual yang tidak berfungsi dengan baik, 

(5) memperkuat tanggung jawab, memperbaiki kesalahan sikap dan perilakunya 

(6) mengembangkan dirinya dalam kebenaran dan komitmen terhadap keyakinan, nilai-nilai agamanya dan mampu mengimplementasikan spiritualnya,

(7) mengaktualisasikan nilai-nilai keyakinan atau spritualitas keagamaannya untuk membangun kehidupannya masa depan yang lebih baik. 

Ada empat tujuan konseling spiritual karakter; Pertama; Meaning of life, orang harus mampu mencapai kebermanaan hidup, yaitu hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan manusia dengan manusia. Kedua; Instrisic Values (nilai-njlai internal); Manusia secara naluriah diikat oleh tuntutan kebagiaan dan nilainilai moral yang harus dipertimbangan. Apabila nilai-nilai tersebut tidak terwujud akan mengalami disintegrasi nilai moral yang berdampak kepada munculnya tekanan kejiwaan (psikis), Ketiga; Transendental yaitu tingkatan konsentrasi ibadah kepada Allah (khablum minallah). Manusia diciptakan mempunyai naluri beragama apabila manusia tidak beragama secara psikologis terkena diskualifikasi (tidak memenuhi syarat) karena manusia tergantung kepada Tuhan. Keempat; Community of share value and support, setiap manusia mempunyai naluri mengajak orang Iain untuk berbuat kebaikan, karena setiap manusia diberi sifat-sifat oleh Tuhan sebagai sarana unttlk membangun karakter manusia melalui pendidikan bb (konseling spiritual).

Wednesday, February 26, 2020

Kodim Surakarta Gelar Silaturahmi Lintas Sektoral Dan Komponen Masyarakat, Ini Tujuannya

Surakarta, Bertempat di Ruang koridor Makodim 0735/Surakarta, Jln.A Yani No.349, Kelurahan Kerten Kecamatan Laweyan, Solo, Kodim 0735/Surakarta  menggelar forum silaturahmi lintas sektoral dan komponen masyarakat bersama tokoh lintas agama, Selasa (25/2/2020).

Hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut Kepala Kementrian Agama Kota Surakarta Mustain Ahmad, SH, MH, Ketua FKUB Kota Surakarta Drs. H Subari, Ketua Al Muayyat Windan Ustad Dian Navi, Ketua masjid Agung Kota Surakarta Ustad Muhtarom,  Ketua BAGS Pdt Anton Karundeng, dan juga tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Wiyata S Aji saat ditemui usai pelaksanaan kegiatan tersebut menegaskan bahwa kegiatan yang digelar selain bertujuan untuk menjaga silaturahmi antar tokoh lintas agama juga merupakan cara untuk menjaga dan meningkatkan kerukunan serta toleransi antar umat beragama yang ada di wilayah kota Surakarta.

"Ini merupakan metode kami untuk melakukan komunikasi dengan tokoh lintas agama di kota Solo," Terangnya.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kodim Solo ini menambahkan bahwa peran para tokoh agama ini sangatlah penting dalam menjaga keamanan dan kondusifitas kota solo ini , sebab mereka akan ditanya oleh anggotanya bila ada kejadian atau isu tertentu. 

Diharapkan kedepan tokoh-tokoh agama dikota surakarta dan Kodim 0735/Surakarta bisa bersama-sama satu visi menjaga Solo ini agar tetap aman.

"Kegiatan ini akan terus dilakukan oleh Kodim 0735/Surakarta bukan hanya pada tokoh lintas agama saja, namun juga pada tokoh lainnya agar semuanya bisa tetap menjaga Solo tetap aman, Nyaman, dan kondusif."Pungkasnya.
 
(Arda 72, Pendim 0735/Surakarta)

Kodim Solo Awali Minggu Militer Dengan Upacara Bendera, Ini Maknanya

Surakarta, Kodim 0735/ Surakarta mengawali kegiatan Minggu Militer dengan melaksanakan Upacara bendera yang dilaksanakan di lapangan upacara makodim Jalan A.Yani No.349, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Solo, Senin (24-02-2020).

Bertindak selaku inspektur upacara Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0735/Surakarta Mayor Infanteri Alfian Yudha Praniawan, sedangkan Komandan upacara dijabat Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim  Kapten Cba Tri Rusman P. Pengucap Sapta Marga dipercayakan kepada Serka Giminanto sedangkan Pengibar Bendera Serka Puri, Sertu Suparwan, dan Serda Murdiyanto.

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0735/Surakarta Mayor inf Alfian Yudha Praniawan menegaskan bahwa upacara bendera mingguan ini jangan hanya dijadikan sekedar rutinitas biasa namun harus benar-benar dimaknai sebagai sebuah implementasi jiwa nasionalisme kita, melalui penghormatan terhadap simbol negara yang diperjuangkan melalui pengorbanan jiwa dan harta benda para Pahlawan Kusuma Bangsa."Tegasnya.

Lebih lanjut Kasdim menambahkan bahwa Upacara pengibaran bendera dilaksanakan dalam rangka memupuk jiwa kejuangan, patriotisme, nasionalisme dan solidaritas prajurit serta mengenang jasa para pahlawan dan untuk menumbuhkan jiwa patriotisme guna menghormati sang saka merah putih serta menumbuhkan jiwa kedisiplinan bagi prajurit dalam mengamalkan Sapta Marga, 8 Wajib TNI, dan Sumpah Prajurit.

Upacara mempunyai arti penting untuk memantapkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara terlebih guna menyongsong tugas tugas ke depan yang semakin kompleks dan dinamis." Pungkas Kasdim.

(Arda 72, Pendim 0735/Surakarta).

Ini Pesan Dandim Solo Saat Melantik Pengurus Primer Koperasi kartika D-02 Kodim Surakarta

Surakarta, Senin (24-02-2020) Bertempat di Lapangan Upacara Makodim 0735/Surakarta Jln.A Yani No.349, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan telah dilaksanakan pelantikan Pengurus Primer Koperasi kartika D-02 Kodim Surakarta periode Tahun 2020 s/d 2023.

Danramil 03/Serengan Kapten inf Tri Sakti Kristiyoso dipercaya untuk memimpin Primer Koperasi kartika D-02 Kodim Surakarta. Bersama 9 orang anggotanya Ia didaulat dan dipercaya untuk memimpin dan memajukan Koperasi selama tiga tahun kedepan.

Dandim 0735/Surakarta Letkol inf Wiyata S Aji S.E, MDS yang memimpin langsung pelaksanaan kegiatan tersebut menyampaikan bahwa sesuai dengan tugas pokok koperasi didalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya, koperasi baru bisa dinyatakan berhasil apabila bisa dan mampu membantu memenuhi kebutuhan primer maupun sekunder bagi para anggota beserta keluarganya. Kepada seluruh anggota saya harapkan untuk dapat memberikan kepercayaan, dorongan, dan dukungan sepenuhnya kepada pengurus untuk mengelola dan memajukan koperasi, maka dari itu diharapkan kepada seluruh pengurus, pengawas, dan anggota terjalin hubungan yang harmonis agar apa yang menjadi tujuan kita bersama dapat tercapai dengan hasil yang maksimal."Tuturnya.

Lebih lanjut Dandim menambahkan bahwa kehadiran Koperasi Kartika D-02 Kodim 0735/Surakarta telah memberikan andil yang signifikan terhadap pemberdayaan ekonomi kepada anggota dan masyarakat sekitar. Menurut Dandim, hal ini patut mendapat apresiasi yang setinggi-tingginya terutama kepada perintis, penggiat koperasi, khususnya para pengurus dan manajemen Primkop atas keberhasilan dalam mengelola sekaligus mendinamisasi peran koperasi kredit dan saat ini tetap eksis dengan performance yang selaras dan dapat mengimbangi perkembangan usaha.

“Primkop Kartika D-02 Kodim 0735/Surakarta, tentunya menjadi motor penggerak dengan mengambil peran penting yaitu bagaimana upaya meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Keberhasilan sebuah koperasi tentunya dapat dilihat dari sisi sejauh mana perubahan tingkat kehidupan anggotanya,” ujar Dandim.

Sekali lagi saya mengucapkan selamat kepada pengurus Koperasi Primer Kartika D-02 yang baru, dan saya ucapkan terima kasih kepada pengurus primer koperasi D-02 yang lama atas pengabdiandan pengorbanannya yang telah dilaksanakan. kepada yang baru saya perintahkan untuk bekerja sebaik-baiknya sesuaikan dengan janji atau ikrar yang sudah diucapkan bekerja untuk kepentingan koperasi dan anggota."Pungkas Dandim.

(Arda 72, Pendim 0735 Surakarta)

BABINSA KELURAHAN JEBRES SERTU SUWARDI MENGHADIRI GIAT MINILOKAKARYA TAHUNAN LINTAS SEKTORAL

Rabu tanggal 26 Februari 2010 pukul 09.30 Wib bertempat di gedung RM. De Lima, Kel. Jebres jln Ir Sutami no 5 Kec. Jebres, Kota Surakarta Babinsa kel Jebres Sertu Suwardi menghadiri giat rapat minilokakarya Tahunan Lintas Sektoral yang diselenggarakan oleh UPT Puskesmas Ngoresan yang dihadiri lk 30 tamu undangan.

Adapun giat dihadiri oleh : 
a. Drg. Retno handaruni (KA UPT Puskesmas Ngoresan)
b. Iptu Giman, S.H. (Panit Binmas Polsek Jebres)
c. Danramil 04/jebres yang wakili oleh Sertu Suwardi 
d. Training Hartanto (Lurah Jebres)
e. Dr Kusnindar dan tamu undangan lainya. 

Sambutan Drg. Retno Handaruni :

Terima kasih atas kehadiran tamy undangan, atas kehadiranya dalam acara mini lokakarya dimana ini adalah giat tahunan dan rutin untuk mengetahui tingkat kesehatan masyarakat jebres

Sambutan dr. Krisnandar :

a. saat ini sangat hangat isu virus Corona / 2019 - nCov dimana ini sangat bahaya dan sangat perlu kita waspadai dan semoga tidak masuk ke Indonesia

b. Kita harap kita mampu mencegah virus corona di lingkup terkecil, yaitu dilingkup keluarga kita.

c. Virus corona ini terjadi dan mewabah melalui Wuhan di cina, untuk itu pemerintah sudah mengambil langkah untuk menutup akses wisatawan cina

d. Pencegahan dimulai dengan makan bergizi, berolahraga, menjaga kebersihan serta mengurangi kontak langsung orang yang sakit dan kita gunakan masker jika sakit batuk maupun pilek

e. Dengan langkah - langkah tersebut, kita yakin dan optimis virus corona dapat dicegah

Babinsa Monitoring kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor Puskesmas Purwodiningratan

Rabu tgl 26 Februari 2020 pukul 10.00 wb sampai selesai tempat di Aula UPT Puskesmas Kel. Purwodiningratan  Kec. Jebres Kota Surakarta. Babinsa Purwodiningratan Serka Samsuri Koramil 04/Jbs Kodim 0735/Ska ikuti kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor Puskesmas

Yang hadir acara :
1.Camat Jebres
   Ibu Sulistiarini S.STP.M.Msr.
2.Kepala KUA Purwodiningratan.
   Bpk Arbain S.Ag.
3.Kepala UPT Puskesmas Purwodiningratan
   Ibu dr.Farahdilla Mirshanti.

Membangun kesehatan, dalam hal ini meningkatkan derajat kesehatan masyarakat bukanlah tanggung jawab sepenuhnya dilimpahkan kepada instansi kesehatan saja, puskesmas atau rumah sakit, tapi tanggung jawab bersama secara kolektif semua elemen bangsa, baik yang memiliki keterkaitan langsung maupun tidak, karena kesehatan memiliki relasi dan dampak besar pada semua sektor, seperti ekonomi, pendidikan, sosial dan sebagainya, karena semua hal tidak akan berjalan jika pelaku atau lakon (manusia) tidak fit atau sehat.

Masalah kesehatan di negeri ini begitu kompleks, baik dari sistem penerapannya maupun dari pola hidup masyarakat itu sendiri, namun memang unsur gaya hidup masyarakat inilah yang sangat serius disoroti, karena akan menjadi percuma jika pemerintah, instansi kesehatan menjalankan sistem dan program kesehatan yang profesional dan bermutu tanpa di imbangi respon dari masyarakat itu sendiri sebagai pelaku dan obyek untuk berprilaku hidup bersih dan sehat, yaitu melalui paradigma sehat.

Tentu dalam menyikapi dan merespon permasalahan kesehatan harus keterlibatan semua pihak, semua elemen dan unsur terkait untuk bergandengan tangan, memperbaiki sistem dan merubah pola hidup sehat dimasyarakat, sehingga apa yang dicita-citakan bangsa dapat terwujud.

Lokakarya Mini Lintas sektor Puskesmas Purwodiningratan adalah salah satu ruang membangun komitmen, menyatukan misi ditingkatan pemanku kepentingan, camat sebagai pemerintah kecamatan, kepala desa sebagai representasi masyarakat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan puskesmas Sapala sebagai instasi kesehatan untuk sama-sama bersinergi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.